Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 13.737
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Erling Haaland & dampak Pep Guardiola.
Manajer Manchester City Pep Guardiola saat pertandingan persahabatan antara Manchester City & FC Bayern Muenchen di Lambeau Field di Green Bay, Wisconsin, Amerika Serikat, pada 23 Juli 2022. ANTARA/AFP/KAMIL KRZACZYNSKI.
Jakarta (ANTARA) - Begitu bergabung dengan Manchester City, Erling Braut Haaland seketika jadi kekuatan menyeramkan di Liga Premier Inggris.
Sebelas gol liga yg dia ciptakan dari tujuh pertandingan sejauh ini sudah separuh dari 22 gol yg dia kumpulkan dari 24 kali bermain untuk Borussia Dortmund selama musim 2021-2022.
Jika dirata-ratakan, Haaland sudah mencetak 1,5 gol dalam setiap satu pertandingan. Angka ini jauh lebih tinggi daripada rata-rata 0,96 golnya sepanjang musim 2020-2021.
Selama musim itu dia mencetak 27 gol dari 28 pertandingan. Ini adalah rekor gol terbanyak dalam satu musim yg dia torehkan selama karir sepak bolanya.
Andaikan rata-rata 1,5 gol itu konsisten terjadi hingga akhir musim ini, maka hingga akhir musim 2022-2023 Haaland dapat mencetak 57 gol.
Dengan statistik seperti itu Haaland terlihat semakin berbahaya di depan gawang lawan. Dan ini terjadi setelah dia menemukan regu dengan platform tepat yg cocok dengan tabiat & talentanya.
Dia kini mempunyai regu yg tajam di semua lini. Dia bersama regu yg dipimpin seorang pelatih yg menuntut semua pemainnya piawai mendistribusikan & menguasai bola sehingga lawan terus terteror hingga tak dapat memiliki kesempatan menyerang.
Tak dipungkiri lagi Manchester City era Pep Guardiola sudah menciptakan striker dahaga gol seperti Haaland mendapatkan habitat tepat yg semakin mempertajam naluri mencetak gol.
Haaland, Guardiola & Manchester City dapat dibilang sudah membina hubungan sama-sama menguntungkan. Tapi figur sentral dalam hubungan tripartit ini sudah pasti adalah Pep Guardiola.
Jika melihat kuantitas assist dan gol yg dibuat Haaland untuk City sejauh ini, Guardiola jauh lebih efektif dalam memoles Haaland ketimbang Lucien Favre, Edin Terzic & Marco Rose yg melatih Dortmund kala striker Norwegia itu masih membela klub Bundesliga Jerman tersebut.
Pun dengan Jesse Marsch yg pernah menangani Haaland saat masih memperkuat Red Bull Salzburg, atau Ole Gunnar Solksjaer yg "menemukan" Haaland sewaktu masih bersama Molde di Liga Norwegia.
Guardiola sudah menyediakan tempat yg cocok bagi Haaland untuk mengeksploitasi seluruh kemampuannya secara paripurna.
Baca juga: Erling Haaland bantu Manchester City kalahkan Borussia Dortmund 2-1
Baca juga: Haaland cetak dua gol saat Manchester City bantai Sevilla 4-0
Baca juga: Catatkan hat-trick, Haaland sanjung rekan setimnya di Manchester City
Selanjutnya: Pengaruh Guardiola lebih akbar ketimbang Sir Alex
Berita diatas dikutip dari internet, jika Erling Haaland & dampak Pep Guardiola adalah spam, mohon beritahu kami.
Manajer Manchester City Pep Guardiola saat pertandingan persahabatan antara Manchester City & FC Bayern Muenchen di Lambeau Field di Green Bay, Wisconsin, Amerika Serikat, pada 23 Juli 2022. ANTARA/AFP/KAMIL KRZACZYNSKI.
Jakarta (ANTARA) - Begitu bergabung dengan Manchester City, Erling Braut Haaland seketika jadi kekuatan menyeramkan di Liga Premier Inggris.
Sebelas gol liga yg dia ciptakan dari tujuh pertandingan sejauh ini sudah separuh dari 22 gol yg dia kumpulkan dari 24 kali bermain untuk Borussia Dortmund selama musim 2021-2022.
Jika dirata-ratakan, Haaland sudah mencetak 1,5 gol dalam setiap satu pertandingan. Angka ini jauh lebih tinggi daripada rata-rata 0,96 golnya sepanjang musim 2020-2021.
Selama musim itu dia mencetak 27 gol dari 28 pertandingan. Ini adalah rekor gol terbanyak dalam satu musim yg dia torehkan selama karir sepak bolanya.
Andaikan rata-rata 1,5 gol itu konsisten terjadi hingga akhir musim ini, maka hingga akhir musim 2022-2023 Haaland dapat mencetak 57 gol.
Dengan statistik seperti itu Haaland terlihat semakin berbahaya di depan gawang lawan. Dan ini terjadi setelah dia menemukan regu dengan platform tepat yg cocok dengan tabiat & talentanya.
Dia kini mempunyai regu yg tajam di semua lini. Dia bersama regu yg dipimpin seorang pelatih yg menuntut semua pemainnya piawai mendistribusikan & menguasai bola sehingga lawan terus terteror hingga tak dapat memiliki kesempatan menyerang.
Tak dipungkiri lagi Manchester City era Pep Guardiola sudah menciptakan striker dahaga gol seperti Haaland mendapatkan habitat tepat yg semakin mempertajam naluri mencetak gol.
Haaland, Guardiola & Manchester City dapat dibilang sudah membina hubungan sama-sama menguntungkan. Tapi figur sentral dalam hubungan tripartit ini sudah pasti adalah Pep Guardiola.
Jika melihat kuantitas assist dan gol yg dibuat Haaland untuk City sejauh ini, Guardiola jauh lebih efektif dalam memoles Haaland ketimbang Lucien Favre, Edin Terzic & Marco Rose yg melatih Dortmund kala striker Norwegia itu masih membela klub Bundesliga Jerman tersebut.
Pun dengan Jesse Marsch yg pernah menangani Haaland saat masih memperkuat Red Bull Salzburg, atau Ole Gunnar Solksjaer yg "menemukan" Haaland sewaktu masih bersama Molde di Liga Norwegia.
Guardiola sudah menyediakan tempat yg cocok bagi Haaland untuk mengeksploitasi seluruh kemampuannya secara paripurna.
Baca juga: Erling Haaland bantu Manchester City kalahkan Borussia Dortmund 2-1
Baca juga: Haaland cetak dua gol saat Manchester City bantai Sevilla 4-0
Baca juga: Catatkan hat-trick, Haaland sanjung rekan setimnya di Manchester City
Selanjutnya: Pengaruh Guardiola lebih akbar ketimbang Sir Alex
- 1
- 2
- 3
- Tampilkan Semua
Berita diatas dikutip dari internet, jika Erling Haaland & dampak Pep Guardiola adalah spam, mohon beritahu kami.