yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Tiga siswa SMK PGRI 2 Ponorogo dan satu siswa SMK Panti Pamardi Siwi Ngawi, Jawa Timur, berhasil membuat motor gede atau moge, Senin (23/7/2012). Motor bergaya chopper itu dibuat selama 5,5 bulan dengan biaya Rp 20 juta.
Mesin moge itu berjalan dengan mesin dua silinder yang diambil dari mesin mobil Honda Life tahun 70-an. Mesin yang semula berkapasitas 350 cc telah dimodifikasi hingga menjadi 500 cc.
Bodi motor tersebut kemudian dipoles warna dasar merah dengan hiasan cat semprot bercorak lidah api. Keempat siswa itu juga menambahkan gambar gear dan rantai serta busi pada tangki bensin untuk menandakan identitas mereka sebagai siswa jurusan otomotif.
"Motor ini bisa melaju hingga 70 kilometer (km) per jam," kata Nunung Erwin Triono, instruktur pembuatan motor tersebut, di Surabaya, Jatim. Di kelas moge, motor buatan SMK itu pun tergolong irit karena hanya menghabiskan satu liter untuk 25 km.
Dedek Wahyu Prasetyo, siswa SMK Panti Pamardi Siwi Ngawi, mengatakan, tingkat kesulitan tertinggi adalah saat membuat tangki bensin berkapasitas 15 liter. "Saat membuat harus hati-hati supaya tidak bocor dan bentuknya sempurna," katanya.
Keempat siswa itu mengatakan sebagian besar komponen motor dibuat oleh mereka, kecuali mesin dan rem cakram.
Mesin moge itu berjalan dengan mesin dua silinder yang diambil dari mesin mobil Honda Life tahun 70-an. Mesin yang semula berkapasitas 350 cc telah dimodifikasi hingga menjadi 500 cc.
Bodi motor tersebut kemudian dipoles warna dasar merah dengan hiasan cat semprot bercorak lidah api. Keempat siswa itu juga menambahkan gambar gear dan rantai serta busi pada tangki bensin untuk menandakan identitas mereka sebagai siswa jurusan otomotif.
"Motor ini bisa melaju hingga 70 kilometer (km) per jam," kata Nunung Erwin Triono, instruktur pembuatan motor tersebut, di Surabaya, Jatim. Di kelas moge, motor buatan SMK itu pun tergolong irit karena hanya menghabiskan satu liter untuk 25 km.
Dedek Wahyu Prasetyo, siswa SMK Panti Pamardi Siwi Ngawi, mengatakan, tingkat kesulitan tertinggi adalah saat membuat tangki bensin berkapasitas 15 liter. "Saat membuat harus hati-hati supaya tidak bocor dan bentuknya sempurna," katanya.
Keempat siswa itu mengatakan sebagian besar komponen motor dibuat oleh mereka, kecuali mesin dan rem cakram.