hendladi
IndoForum Beginner D
- No. Urut
- 113568
- Sejak
- 15 Jan 2011
- Pesan
- 685
- Nilai reaksi
- 2
- Poin
- 18
JENEWA, KOMPAS.com - Lebih dari empat juta warga Pakistan masih jadi tunawisma enam bulan setelah banjir dasyat yang merusak negara itu, kata Palang Merah Internasional, Jumat (21/1/2011). "Enam bulan setelah banjir yang merusak di Pakistan itu, lebih dari empat juta orang masih dalam situasi yang sangat menyedihkan, tanpa tempat perlindungan yang layak," kata Federasi Palang Merah Internasional (IFRC) dan Masyarakat Bulan Sabit Merah dalam satu pernyataan.
Keluarga-keluarga yang mulai meninggalkan kamp dan tempat berlindung sementara telah kembali tetapi hanya untuk menemukan bahwa rumah mereka tidak lagi layak didiami. Kondisi itu menimbulkan gelombang keterlantaran kedua. "Kekejaman bencana ini adalah bahwa jutaan orang telah terusir dari rumah mereka akibat banjir itu. Mereka bertahan menghadapi kondisi yang tidak menyenangkan, tinggal selama beberapa bulan di bawah kain kampas atau terpal," ujar Gocha Gushashvili, koordinator operasi banjir IFRC di Pakistan.
"Sekarang mereka telah pulang ke rumah, ke tempat kosong yang hampir tidak ada apa-apa. Rumah mereka, ladang mereka dan mata pencaharian mereka telah memuing," kata Gushashvili. Hujan pada musim hujan katastropis yang melanda negara itu pada Juli dan Agustus lalu telah berdampak pada 21 juta orang, menghancurkan 1,7 juta rumah, dan merusak 5,4 juta akre tanah yang baik untuk ditanami.
IFRC telah mendesak para donor untuk menggali lebih dalam kocek mereka. Lembaga itu juga mengatakan, permintaannya akan 130 juta frank Swiss (135 juta dolar Amerika Serikat) baru 59 persen yang terpenuhi. "Pendanaan penuh akan memungkinkan IFRC untuk membantu 130.000 keluarga untuk pemulihan mereka dalam dua tahun," kata organisasi itu.