yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kontrak emas berjangka mengalami kemerosotan terbesar dalam waktu satu minggu karena spekulasi bahwa bunk Sentral AS akan menahan diri untuk memberikan stimulus bagi perekonomian.
Menguatnya dollar AS juga mengikis permintaan emas sebagai alternatif investasi. Emas berjangka untuk pengantaran Agustus merosot 0,8 persen menjadi 1.609,40 dollar AS per troy ounce (setara dengan 31,1 gram) pada Kamis (5/7/2012) pukul 13.40 di Comex, New York. Ini penurunan terbesar untuk sebuah kontrak yang aktif sejak 28 Juni 2012.
Ekonomi AS tidak terlalu buruk. Ini terlihat dari data ADP Employer Services pada hari ini yang menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan AS merekrut pekerja lebih dari perkiraan pada bulan Juni. Fakta itu dapat mengurangi kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja AS memburuk.
"Saat ini ada sedikit dorongan bagi para pembuat kebijakan untuk memperluas neraca," sebut Bart Melek, Head of Commodity Strategy TD Securities Inc yang berbasis di Toronto, Kanada.
Di sisi lain, euro melemah ke posisi terendah dalam empat minggu terhadap dollar AS setelah bunk Sentral Eropa memangkas suku bunganya ke sebuah rekor.
Menguatnya dollar AS memberikan sentimen negatif terhadap permintaan dan harga emas. "Menguatnya dollar AS bukan suatu hal yang menolong," tambah Bart.
Menguatnya dollar AS juga mengikis permintaan emas sebagai alternatif investasi. Emas berjangka untuk pengantaran Agustus merosot 0,8 persen menjadi 1.609,40 dollar AS per troy ounce (setara dengan 31,1 gram) pada Kamis (5/7/2012) pukul 13.40 di Comex, New York. Ini penurunan terbesar untuk sebuah kontrak yang aktif sejak 28 Juni 2012.
Ekonomi AS tidak terlalu buruk. Ini terlihat dari data ADP Employer Services pada hari ini yang menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan AS merekrut pekerja lebih dari perkiraan pada bulan Juni. Fakta itu dapat mengurangi kekhawatiran bahwa pasar tenaga kerja AS memburuk.
"Saat ini ada sedikit dorongan bagi para pembuat kebijakan untuk memperluas neraca," sebut Bart Melek, Head of Commodity Strategy TD Securities Inc yang berbasis di Toronto, Kanada.
Di sisi lain, euro melemah ke posisi terendah dalam empat minggu terhadap dollar AS setelah bunk Sentral Eropa memangkas suku bunganya ke sebuah rekor.
Menguatnya dollar AS memberikan sentimen negatif terhadap permintaan dan harga emas. "Menguatnya dollar AS bukan suatu hal yang menolong," tambah Bart.