Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
1 (satu) perseorangan elang Jawa muda di salah satu blok Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Sarongge yg berada di Seksi PTN Wilayah II Gedeh, Bidang PTN Wilayah I Cianjur berhasil di monitor keberadaanya pada 4 Maret 2021.
Dalam akun instagram @tn_gedepangrango disebutkan, saat pengamatan, elang Jawa tersebut bertengger pada pohon Tunggeureuk (Castanopsis tunggurut) dengan jarak pengamatan sekitar 30 meter.
Dilansir dari situs gedepangrango.org, selama kurang lebih hampir 1 jam dari pk. 09.45 hingga 10.45 WIB, berhasil diamati perilaku Elang Jawa tersebut seperti menyelisik, mengawasi lingkungan sekitar, mengawasi buruannya bahkan hingga buang kotorannya.
Selain temuan elang Jawa muda tersebut, juga sempat dijumpai seekor elang Jawa dewasa di blok yg sama berdasarkan informasi dari mahasiswa Universtas Negeri Jakarta (UNJ) yg didampingi oleh Masyarakat Mitra Polhut (MMP) Resort PTN Sarongge.
Elang Jawa termasuk salah satu burung pemangsa yg dilindungi. Sejarah mencatat bahwa status proteksi elang Jawa di Indonesia dimulai sejak tahun 1970 melalui Surat Kepmentan Nomor 421/Kpts/Um/8/1970 yg diterbitkan pada tanggal 26 Agustus 1970. Karena langka & terancam punah maka elang Jawa mendapat proteksi tambahan dalam pasal 21 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 dengan sanksi sanksi denda sebesar Rp. 100 juta & sanksi kurungan maksimal lima tahun. Diperkuat lagi dengan diterbitkannya Keputusan Presiden Nomor 4 tahun 1993 pada tanggal 10 Januari 1993 yg menetapkan elang Jawa sebagai burung nasional & lambang spesies langka.
Pada proteksi tingkat Internasional elang Jawa termasuk dalam daftar CITES Lampiran II, yg melarang seluruh perdagangan international tanpa adanya ijin.
Keberadaan elang Jawa pada suatu habitat dapat menunjukkan bahwa ekosistem masih baik. Sebagai pemangsa puncak dalam rantai makanan, elang Jawa dapat berperan untuk mengatur jumlah binatang lain yg jadi mangsanya di alam, dengan begitu di dalam ekosistem elang Jawa berfungsi sebagai makhluk yg sanggup mempertahankan keseimbangan alam.
Elang Jawa dapat jadi indikator kebersihan & mutu lingkungan. Pada lingkungan yg tercemar elang Jawa merupakan tipe satwa sangat rentan bahkan yg perdana tersingkir atau bahkan menghilang. Polusi apapun akan langsung meracuni elang Jawa & atau menghambat proses pembiakannya.
SUMBER Kemarin 23:51