• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Eksportir Tuna Menikmati Pelemahan Rupiah terhadap Dollar AS

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Eksportir ikan di Banda Aceh menikmati pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Volume ekspor pun mengalami kenaikan karena naiknya permintaan dari pasar internasional.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh Direktur PT Nagata Prima Tuna Almer Havis, bahwa kegiatan ekspor terus berjalan utamanya ke Amerika Serikat. “Lumayanlah ekspor tuna lancar, bahkan pasar baru kami adalah Amerika Serikat, dan ekspor ke sana sudah kami mulai beberapa bulan lalu, dan hingga kini masih berlanjut,” jelas dia Senin (31/8/2015).

Bahkan, sebut Almer, melemahnya rupiah terhadap dolar AS justru menguntungkan para nelayan. Kalau sebelumnya harga ikan tuna sirip kuning ditampung di perusahaan yang berada di kawasan berada di Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa ini senilai Rp 38.000 kg, namun saat ini harga ikan justru naik menjadi menjadi Rp 43.000 kg.

“Jadi dengan kenaikan dolar ini, kita juga bisa menaikkan harga ikan di tingkat nelayan, dan ke depan juga kita akan tingkatkan produksinya,” sebut Almer.

Kendati pasokan Tuna Sirip Kuning cukup baik di perairan Aceh, namun masih disayangkan bahwa peralatan pancing yang digunakan oleh nelayan masih berupa peralatan pancing yang masih tradisional.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.