• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Ekses Terapan Pancasila di Masa Orde lama Soekarno

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Ekses Terapan Pancasila di Masa Orde lama Soekarno

Sumber media


Seberapa akbar pengaruh pola pemikiran Zionis atau Freemasonry kepada penerapan Pancasila di Indonesia, thread ini akan memaparkannya secara jelas & lengkap. Namun sebelum itu, akan sangat bermanfaat apabila dalam thread ini, kita ilustrasikan bagaimana penerapan ideologi Pancasila selama dua periode pemerintahan di Indonesia.

Di zaman orde lama, atas nama Pancasila, Ir. Soekarno diangkat jadi presiden seumur hidup. Kekuasaan negara diselenggarakan dengan menganut sistem Demokrasi Terpimpin, yg kemudian ternyata melahirkan prinsip-prinsip yg mereduksi Islam, & pada saat yg sama mendukung komunisme. Dari sinilah lahirnya Nasakom (Nasionalisme, Agama, & Komunisme) sebagai aplikasi ideologi Pancasila.

Selama 20 tahun rezim Soekarno berkuasa, Indonesia jadi lahan yg subur bagi golongan-golongan anti Islam; seperti Zionisme, Freemasonry, Salibisme, Komunisme, paganisme, sekularisme serta kelompok Yes Man. Sebaliknya, bagi orang-orang yg bersikap kritis, taat beragama, & bercita-cita membangun masyarakat berdasarkan agama, Indonesia ketika itu bagaikan neraka. Mereka yg dipandang tidak loyal pada pemerintah, dituduh kontra revolusi & jadi mangsa penjara. Sebagai akibatnya, kezaliman politik, keruntuhan akhlak, kebencian antar warga masyarakat, serta kebiadaban kelompok yg kuat dalam menindas yg lemah jadi trade merk pemerintah orde lama. Dan akibat selanjutnya, sepanjang kurun waktu orde lama, tidak pernah sepi dari perlawanan rakyat kepada pemerintah, & pemberontakan daerah kepada penguasa pusat.

Penerapan ideologi Pancasila dari masa ke masa, & pada setiap periode pemerintahan yg berbeda-beda, sering menimbulkan korban yg tidak kecil. Pembunuhan demokrasi, pemerkosaan hak asasi manusia, adalah di antara ekses-ekses negatif penerapan Pancasila oleh penguasa. Di negara Pancasila, seseorang dapat dipenjara bertahun-tahun lamanya tanpa proses pengadilan dengan tuduhan menentang Pancasila atau merongrong wibawa pemerintah yg sah. Dan bila penguasa menghendaki, atas nama Pancasila, seseorang dapat kehilangan hak-hak sipil maupun politiknya hingga batas waktu yg tidak dapat ditentukan.​



Ekses Terapan Pancasila di Masa Orde lama Soekarno

Sumber media


Dalam hal ini, termasuk dosa politik rezim Soekarno kepada rakyat Indonesia adalah dicoretnya tujuh mengatakan dalam Piagam Jakarta (Jakarta Charter), yaitu Kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya, lalu menggantinya dengan Ketuhanan Yang Maha Esa. Tujuh kalimat yg dicoret secara sepihak itu, pada mulanya dinilai sebagai perjanjian moral antara umat Islam & non Islam. Selain pencoretan itu, pengkhianatan pemimpin-pemimpin republik kepada janjinya, sudah menyulut api pemberontakan & menyebabkan kepercayaan rakyat mulai luntur kepada kredibilitas pemimpin pusat.

Di antara bentuk pengkhianatan rezim orde lama kepada janji yg diucapkan atas nama pemerintah Pancasila, & hingga kini membawa akibat buruk bagi bangsa Indonesia, adalah kasus pemberontakan Darul Islam pimpinan Tengku Muhammad Daud Beureueh, tokoh ulama seluruh Aceh (PUSA) berserta para pengikutnya. Pengkhianatan pemerintah orde lama itu, dengan jelas terlihat dalam dialog antara Tengku Daud Beureueh & presiden Soekarno. Bagian terakhir dari dialog tersebut, selengkapnya adalah sebagai berikut:

Presiden: Saya minta bantuan kakak, supaya rakyat Aceh turut mengambil bagian dalam perjuangan bersenjata yg sekarang sedang berkobar antara Indonesia & Belanda untuk mempertahankan kemerdekaan yg sudah kita proklamirkan pada tanggal 17 Agustus 1945.

Daud Beureueh: Saudara Presiden! Kami rakyat Aceh dengan segala bahagia hati dapat memenuhi permintaan presiden, asal saja perang yg akan kami kobarkan itu berupa perang sabil atau perang fisabilillah, perang untuk menegakkan agama Allah, sehingga kalau ada di antara kami yg terbunuh dalam perang itu maka berarti mati
syahid.

Presiden: Kakak! Memang yg saya maksudkan adalah perang yg seperti sudah dikobarkan oleh pahlawan-pahlawan Aceh yg terkenal seperti Tengku Tjhik di Tiro & lain-lain yaitu perang yg tidak kenal mundur, perang yg bersemboyan merdeka atau syahid.

Daud Beureueh: Kalau begitu kedua pendapat kita sudah berjumpa Saudara Presiden. Dengan begitu bolehlah saya mohon kepada Saudara Presiden, bahwa apabila perang sudah usai nanti, kepada rakyat Aceh diberikan kebebasan untuk menjalankan syariat Islam di dalam daerahnya.

Presiden: Mengenai hal itu kakak tak usah khawatir. Sebab 90% rakyat Indonesia beragama Islam.

Daud Beureueh: Maafkan saya Sudara Presiden, kalau saya terpaksa mengatakan, bahwa hal itu tidak jadi jaminan bagi kami. Kami mengharapkan suatu mengatakan ketentuan dari Saudara Presiden.

Presiden : Kalau begitu baiklah, saya setujui permintaan kakak itu.

Daud Beureueh : Alhamdulillah, atas nama rakyat Aceh saya mengucapkan terimakasih banyak atas kebaikan hati Saudara Presiden. Kami mohon, (sambil menyodorkan secarik kertas kepada Soekarno) sudi kiranya Sdr. Presiden menulis sedikit di atas kertas
ini.​



Ekses Terapan Pancasila di Masa Orde lama Soekarno

Sumber media


Mendengar ucapan Tengku Muhammad Daud Beureueh itu langsung Presiden Soekarno menangis terisak-isak. Air matanya yg mengalir di pipinya sudah membasahi bajunya. Dalam keadaan terisak-isak Presiden Soekarno berkata:

Kakak! Kalau begitu tidak ada gunanya saya jadi Presiden. Apa gunanya jadi Presiden kalau tidak dipercaya.

Langsung saja Tengku Daud Beureueh menjawab:

Bukan kami tidak percaya, Saudara Presiden. Akan tetapi cuma sekedar jadi tanda yg akan kami perlihatkan pada rakyat Aceh yg akan kami ajak untuk berperang.

Lantas Presiden Soekarno, sambil menyeka air matanya, berkata:

Wallahi, Billahi, kepada daerah Aceh nanti akan diberi hak untuk menyusun rumah tangganya sendiri sesuai dengan syariat Islam. Dan Wallah, saya akan perpakai pengaruh saya supaya rakyat Aceh benar-benar nanti dapat melaksanakan syariat Islam di dalam daerahnya. Nah, apakah kakak masih ragu-ragu juga?

Dijawab oleh Tengku Muhammad Daud
Beureueh:

Saya tidak ragu lagi Saudara Presiden. Sekali lagi atas nama rakyat Aceh saya mengucapkan banyak terimakasih atas kebaikan hati Saudara Presiden.

Menurut keterangan Tengku Muhammad Daud Beureueh, oleh karena iba hatinya melihat Presiden menangis terisak-isak, beliau tidak hingga hati lagi meminta jaminan hitam di atas putih atas janji-janji Presiden Soekarno itu.


Dari dialog di atas, kita dapat maklum bahwa, secara historis, dari sejak awal masyarakat Aceh ketika bergabung dengan Indonesia, mengharapkan otonomi dengan penerapan hukum Islam. Orang Aceh siap menolong pemerintah Indonesia melawan Belanda, dengan suatu syarat, supaya syariat Islam berlaku sepenuhnya di Aceh. Atau dengan mengatakan lain, masyarakat harap di Aceh berlaku syariat Islam dalam bingkai negara Kesatuan RI. Akan tetapi, meski Soekarno sudah berjanji dengan berurai air mata, ternyata ia ingkar & tidak konsekuen kepada ucapannya sendiri. Melihat kenyataan ini, suatu hari, dengan suara masygul, Daud Beureueh pernah berkata:

Sudah ratusan tahun syariat Islam berlaku di Aceh. Tetapi cuma beberapa tahun bergabung dengan RI, sirna hukum Islam di Aceh. Oleh karena itu, saya akan pertaruhkan segalanya demi tegaknya syariat Islam di Aceh."


Maka sejak itu lahirlah gerakan Darul Islam di Aceh.​


Ekses Terapan Pancasila di Masa Orde lama Soekarno

Sumber media


Soekarno termasuk pengagum Kemal Attaturk, presiden Turki keturunan Yahudi, yg paling lantang menolak keterlibatan agama dalam urusan politik & pemerintahan. Demikian ekstrim pendiriannya dalam urusan ini, sehingga ia menghapus sistem kekhalifahan Islam di Turki, mengganti lafadz adzan yg berbahasa Arab jadi bahasa nasional Turki. Dia berkata:

Agama hanyalah hubungan pribadi dengan Tuhan, sedang negara adalah milik bersama.

Slogan ini adalah salah satu racun kolonial, tetapi hingga sekarang angin beracun ini masih berhembus kencang. Maka sebagaimana Kemal Attaturk, dalam suatu pidatonya di Amuntai Kalimantan Selatan pada tahun 1954, Soekarno juga pernah menyatakan tidak menyukai lahirnya Negara Islam dari Republik Indonesia. Mengapa Soekarno ingkar janji kepada rakyat Aceh, & menolak berlakunya syariat Islam? Menurut pengakuannya sendiri, Soekarno pernah dikader oleh seorang Belanda keturunan Yahudi, bernama A. Baars.

Ir. Soekarno : Saya mengaku, pada waktu saya berumur 16 tahun, saya dipengaruhi oleh seorang sosialis bernama A. Baars, yg memberi pelajaran kepada saya, jangan berfaham kebangsaan, tetapi berfahamlah rasa kemanusiaan sedunia, katanya.

Pengakuan ini diungkapkan di hadapan sidang BPUPKI.

Selanjutnya, dalam pidatonya itu, Soekarno juga menyatakan:

Tetapi pada tahun 1918, alhamdulillah, ada orang lain yg memperingatkan saya, yaitu Dr. Sun Yat Sen. Di dalam tulisannya San Min Chu I atau The Three Peoples Principles, saya mendapat pelajaran yg membongkar kosmo-politisme yg diajarkan oleh A. Baars itu. Di dalam hati saya, sejak itu tertanamlah rasa kebangsaan, oleh pengaruh buku tersebut.

Berdasarkan telaah dari berbagai karya tulis, pidato serta riwayat hidup Bung Karno, kita jadi paham, bahwa prinsip idiologi yg dikembangkannya merupakan kombinasi dari paham kebangsaan & mulhid, yaitu Nasionalisme & Komunisme. Kombinasi dari keduanya, kemudian melahirkan ajaran Bung karno, yg terkenal dengan Marhaenisme, akronim dari Marxisme, Hegel & Nasional.



Penulis: @ducksen1372022
Narasi: Orde lama Soekarno
Sumber gambar
1, 2, 3, 4​
Hari ini 06:17
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.