Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Spoiler for Gambar Telur Ayam:
Pertama-tama, makan telur berlebihan dapat meningkatkan risiko timbulnya bisul. Iya, bisul! Jadi, kalo agan suka makan telur setiap hari, hati-hati ya. Karena ada beberapa penelitian yg menunjukkan hubungan antara konsumsi telur berlebihan dengan timbulnya bisul.
Selain itu, ada juga risiko tinggi yg dapat bikin kita makin was-was. Telur yg terkontaminasi bakteri Salmonella dapat bikin kita keracunan makanan. Meskipun telurnya tampak bersih & cangkangnya nggak retak, kita tetap harus hati-hati.
Tapi, jangan khawatir sista, agan, nggak perlu total cut-off telur dari menu makanan kita. Selama dikonsumsi dalam batas yg wajar, telur tetap dapat memberikan manfaat bagi kesehatan kita. Kuncinya adalah memilih telur berkualitas baik & membatasi jumlah konsumsi.
Quote:
Menurut American Heart Association, jumlah kolesterol yg terkandung dalam satu butir telur adalah sekitar 185 mg.Oleh karena itu, batas maksimal konsumsi telur adalah enam butir dalam seminggu. Namun, batasan ini juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik seperti olahraga. Jagalah tingkat kolesterol di bawah 200 miligram per hari.
Sebuah penelitian terbaru di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa sebanyak 12 butir telur dalam 7 hari, disebut tidak menimbulkan efek samping, pada pasien diabetes sekalipun.Namun, rekomendasi yg paling sering disarankan adalah, di dalam seminggu, sebaiknya kita mengonsumsi sekitar 2 hingga 6 butir kuning telur saja
Jadi, intinya sih kita perlu bijak dalam mengatur konsumsi telur. Makan telur setiap hari itu boleh, tetapi dalam jumlah yg terkontrol. Jangan hingga berlebihan, ya. Tetap perhatikan keseimbangan gizi & jangan lupa, tetap konsultasi dengan dokter atau pakar gizi kalau masih ragu.
Pokoknya, jaga kesehatan kita dengan bijak, sista, agan! Jangan biarkan efek samping makan telur berlebihan merusak kesehatan kita. Tetap sehat & sering hati-hati dalam memilih makanan yg kita konsumsi.
Terlalu banyak mengonsumsi telur dapat menyebabkan beberapa efek samping yg tidak diharapkan. Berikut adalah beberapa efek samping yg mungkin terjadi akibat kebanyakan makan telur:
Spoiler for Telur Ayam:
Spoiler for PENUTUP:
Saya harap artikel ini dapat memberikan inspirasi & wawasan baru bagi pembaca. Terima kasih sudah membaca!
Selain itu, ada juga risiko tinggi yg dapat bikin kita makin was-was. Telur yg terkontaminasi bakteri Salmonella dapat bikin kita keracunan makanan. Meskipun telurnya tampak bersih & cangkangnya nggak retak, kita tetap harus hati-hati.
Tapi, jangan khawatir sista, agan, nggak perlu total cut-off telur dari menu makanan kita. Selama dikonsumsi dalam batas yg wajar, telur tetap dapat memberikan manfaat bagi kesehatan kita. Kuncinya adalah memilih telur berkualitas baik & membatasi jumlah konsumsi.
Quote:
Menurut American Heart Association, jumlah kolesterol yg terkandung dalam satu butir telur adalah sekitar 185 mg.Oleh karena itu, batas maksimal konsumsi telur adalah enam butir dalam seminggu. Namun, batasan ini juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik seperti olahraga. Jagalah tingkat kolesterol di bawah 200 miligram per hari.
Sebuah penelitian terbaru di American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa sebanyak 12 butir telur dalam 7 hari, disebut tidak menimbulkan efek samping, pada pasien diabetes sekalipun.Namun, rekomendasi yg paling sering disarankan adalah, di dalam seminggu, sebaiknya kita mengonsumsi sekitar 2 hingga 6 butir kuning telur saja
Jadi, intinya sih kita perlu bijak dalam mengatur konsumsi telur. Makan telur setiap hari itu boleh, tetapi dalam jumlah yg terkontrol. Jangan hingga berlebihan, ya. Tetap perhatikan keseimbangan gizi & jangan lupa, tetap konsultasi dengan dokter atau pakar gizi kalau masih ragu.
Pokoknya, jaga kesehatan kita dengan bijak, sista, agan! Jangan biarkan efek samping makan telur berlebihan merusak kesehatan kita. Tetap sehat & sering hati-hati dalam memilih makanan yg kita konsumsi.
Terlalu banyak mengonsumsi telur dapat menyebabkan beberapa efek samping yg tidak diharapkan. Berikut adalah beberapa efek samping yg mungkin terjadi akibat kebanyakan makan telur:
1. Meningkatkan kolesterol: Satu butir telur mengandung sekitar 185 mg kolesterol per butirnya. Konsumsi enam butir dalam seminggu merupakan batas maksimal yg diperbolehkan. Namun, jumlah ini juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik seperti olahraga. Jagalah tingkat kolesterol di bawah 200 miligram per hari.Bila terlalu banyak konsumsi telur, Anda akan mengalami kelebihan kolesterol akibatnya tubuh akan mengalami peningkatan kadar kolesterol & meningkatkan risiko penyakit jantung.
2. Risiko diabetes: Kandungan lemak dalam telur juga dapat memicu penyakit diabetes, khususnya pada wanita. Hal ini ditunjukkan pada sebuah penelitian yg mengamati efek konsumsi telur setiap hari dengan risiko diabetes. Menurut penelitian The American Journal of Clinical Nutrition, makan telur ayam setiap hari menciptakan pria berisiko 55% mengalami diabetes tipe 2.Sementara itu, risiko wanita terkena penyakit tersebut yaitu sekitar 77% lebih akbar dari pria.
3. Jerawat: Meski tidak langsung jadi penyebab jerawat, telur dapat menciptakan jerawat pada beberapa orang bertambah parah. Kebanyakan makan makanan yg mengandung telur, seperti kue, puding, mayones, nuget, atau frozen food, dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.Peradangan akan menciptakan laju produksi kelenjar minyak meningkat sehingga menciptakan kulit berminyak, mengundang bakteri, & memicu munculnya jerawat di kulit.
4. Kelebihan berat badan: Telur mengandung 75 kalori per butirnya. Jika Anda makan tiga butir telur orak-arik untuk menu sarapan, Anda sudah mendapatkan 225 kalori. Jika dikonsumsi berlebihan, tingginya kalori dalam telur dapat menciptakan berat badan Anda semakin naik. Kandungan lemak yg tinggi pada telur, juga dapat menciptakan berat badan Anda bertambah.Bila harap lebih sehat, sebaiknya konsumsi telur 23 hari sekali untuk Anda yg mengalami kelebihan berat badan.
5.Ketidakseimbangan hormon: Dalam produksi telur nonorganik, peternak biasanya akan menyuntikan hormon pada unggas. Hormon tersebut akan terbawa dalam kandungan telur. Jika Anda mengonsumsi telur nonorganik, aktivitas hormonal di dalam tubuh dapat terganggu. Akibatnya, kebanyakan makan telur menciptakan hormon lebih mudah naik turun, apalagi pada wanita.Konsumsi protein hewani sebaiknya diatur dengan lebih banyak sayur & buah untuk mengurangi efek samping ini.
6. Resiko kanker: Terlalu banyak mengkonsumsi telur dapat meningkatkan terjadinya resiko kanker usus besar, dubur, kandung kemih, prostat, & payudara.Mengkonsumsi satu setengah telur per pekan dapat menyebabkan hamper lima kali resiko kanker usus besar
2. Risiko diabetes: Kandungan lemak dalam telur juga dapat memicu penyakit diabetes, khususnya pada wanita. Hal ini ditunjukkan pada sebuah penelitian yg mengamati efek konsumsi telur setiap hari dengan risiko diabetes. Menurut penelitian The American Journal of Clinical Nutrition, makan telur ayam setiap hari menciptakan pria berisiko 55% mengalami diabetes tipe 2.Sementara itu, risiko wanita terkena penyakit tersebut yaitu sekitar 77% lebih akbar dari pria.
3. Jerawat: Meski tidak langsung jadi penyebab jerawat, telur dapat menciptakan jerawat pada beberapa orang bertambah parah. Kebanyakan makan makanan yg mengandung telur, seperti kue, puding, mayones, nuget, atau frozen food, dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh.Peradangan akan menciptakan laju produksi kelenjar minyak meningkat sehingga menciptakan kulit berminyak, mengundang bakteri, & memicu munculnya jerawat di kulit.
4. Kelebihan berat badan: Telur mengandung 75 kalori per butirnya. Jika Anda makan tiga butir telur orak-arik untuk menu sarapan, Anda sudah mendapatkan 225 kalori. Jika dikonsumsi berlebihan, tingginya kalori dalam telur dapat menciptakan berat badan Anda semakin naik. Kandungan lemak yg tinggi pada telur, juga dapat menciptakan berat badan Anda bertambah.Bila harap lebih sehat, sebaiknya konsumsi telur 23 hari sekali untuk Anda yg mengalami kelebihan berat badan.
5.Ketidakseimbangan hormon: Dalam produksi telur nonorganik, peternak biasanya akan menyuntikan hormon pada unggas. Hormon tersebut akan terbawa dalam kandungan telur. Jika Anda mengonsumsi telur nonorganik, aktivitas hormonal di dalam tubuh dapat terganggu. Akibatnya, kebanyakan makan telur menciptakan hormon lebih mudah naik turun, apalagi pada wanita.Konsumsi protein hewani sebaiknya diatur dengan lebih banyak sayur & buah untuk mengurangi efek samping ini.
6. Resiko kanker: Terlalu banyak mengkonsumsi telur dapat meningkatkan terjadinya resiko kanker usus besar, dubur, kandung kemih, prostat, & payudara.Mengkonsumsi satu setengah telur per pekan dapat menyebabkan hamper lima kali resiko kanker usus besar
Spoiler for Telur Ayam:
Spoiler for PENUTUP:
Saya harap artikel ini dapat memberikan inspirasi & wawasan baru bagi pembaca. Terima kasih sudah membaca!