• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Edan! Premium Harganya Rp 25.000/Liter

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. ArRay
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

ArRay

IndoForum Senior C
No. Urut
98490
Sejak
1 Jun 2010
Pesan
5.107
Nilai reaksi
142
Poin
63
Senin, 2 Agustus 2010 | 20:53 WIB
1500154p.jpg

Kompas.com/Zulkifli BJ​


KUPANG, KOMPAS.com - Penjabat Bupati Kabupaten Sabu Raijua Thobias Uly mengakui, kalau saat ini terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di kabupaten bungsu di Nusa Tenggara Timur itu, menyusul cuaca buruk belakangan ini.

Uly mengatakan Senin (2/8/2010) akibat cuaca buruk, kapal pengangkut BBM dari Kupang, tidak bisa berlayar sebagaimana pada situasi normal.

Dalam dua pekan terakhir ini, wilayah itu dilanda angin kencang dan terjadi gelombang tinggi.

"Kapal yang biasa mengangkut BBM ke Sabu hingga kini belum berangkat dari Kupang," kata Uly menambahkan, gelombang di Laut Sawu lebih dari tiga meter, sehingga mengancam pelayaran ke kabupaten yang terletak di tengah perairan Laut Sawu itu.

Dia mengaku, telah mengirim surat kepada Pertamina untuk menambah jatah BBM untuk masyarakat di Kabupaten Sabu Raijua yang selama ini kebagian 120 ton per bulan. Akibat langka, harga premium meningkat hingga mencapai Rp 25.000 per liter.

Uly juga mengaku, telah membentuk sebuah tim di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) untuk melakukan operasi, guna menelusuri kemungkinan ada pedagang nakal yang sengaja melakukan penimbunan dan kemudian menjualnya dengan harga mahal ketika terjadi kelangkaan di pasaran.

Kesulitan warga mendapatkan BBM itu, mengganggu akitivitas jasa transportasi. "Jika terjadi kelangkaan, harga boleh naik ke level Rp 5.000 sampai Rp 7.000 per liter, namun kenaikan saat ini sudah melampaui batas, karena mencapai Rp 20.000 sampai Rp 25.000 per liter," katanya.

Berkaca dari pengalaman kelangkaan ini, lanjut dia, pemerintah kabupaten akan membangun tempat penampungan BBM dengan kapasitas 250 ton, agar jika terjadi cuaca buruk, masih ada stok yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kelangkaan BBM di pasaran, sambil menunggu pasokan baru setelah cuaca pulih.

Belum lama ini, Kapal Timau milik pemerintah Kabupaten Kupang yang selama ini mengangkut BBM ke Sabu, dihantam gelombang dahsyat di perairan dekat Pulau Rote, sekembalinya dari Sabu. Para awak kapal akhirnya meminta bantuan SAR Kupang.

Akibat cuaca buruk, tidak hanya kapal pengangkut BBM ke Sabu Raijua yang mengalami kesulitan, namun penyeberangan antar pulau pun sempat terhenti.
 
WOW 25RB PERLITER?? /omg

astaga lah
 
astaga ini korupsi kah................
walupun langka kan ttp aja itu kan tgl ambil dari pertamina bukan urus sendiri..............
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.