yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Upaya masyarakat memadamkan listrik selama satu jam dalam program Earth Hour akhir pekan lalu, telah menghemat biaya hingga Rp800 juta. Diperkirakan daya listrik sebanyak 546 megawatt (MW) di seluruh Indonesia telah berkurang selama pukul 20.30-21.30 WIB itu.
"Angka rupiah penghematan dihitung dari konversi ke biaya produksi listrik yang berbeda untuk berbagai daerah," kata Manajer Senior Komunikasi Korporat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Bambang Dwiyanto dalam keterangan pers yang diterima VIVAnews, Minggu, 1 April 2012.
Dari catatan PLN, pemadaman listrik selama satu jam pada Sabtu (31 Maret 2012) telah menghemat listrik sebesar 350 MW di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali). Sementara di Sumatera mampu berhemat 112 MW.
Untuk Kawasan Timur Indonesia (KTI) meliputi kawasan Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Maluku, listrik yang mampu dihemat mencapai 84 MW.
Bambang menjelaskan, biasanya, penggunaan listrik pada pukul 20.30-21.30, untuk wilayah Jamali mencapai 17.516 MW. Saat pelaksanaan Earth Hour kemarin, daya listrik yang terpakai mencapai 17,166 MW.
Begitu pula dengan beban listrik Sumatera yang biasanya 3.435 MW telah berkurang menjadi 3.323 MW. Sedangkan beban di KTI berkurang menjadi 1.712 MW.
"Program Earth Hour juga sangat bermanfaat untuk sejenak mengurangi beban pembangkit PLN yang sehari-hari sudah bekerja keras untuk memenuhi permintaan listrik dari masyarakat," kata Bambang.
"Angka rupiah penghematan dihitung dari konversi ke biaya produksi listrik yang berbeda untuk berbagai daerah," kata Manajer Senior Komunikasi Korporat PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), Bambang Dwiyanto dalam keterangan pers yang diterima VIVAnews, Minggu, 1 April 2012.
Dari catatan PLN, pemadaman listrik selama satu jam pada Sabtu (31 Maret 2012) telah menghemat listrik sebesar 350 MW di wilayah Jawa, Madura, dan Bali (Jamali). Sementara di Sumatera mampu berhemat 112 MW.
Untuk Kawasan Timur Indonesia (KTI) meliputi kawasan Kalimantan, Sulawesi, Papua, dan Maluku, listrik yang mampu dihemat mencapai 84 MW.
Bambang menjelaskan, biasanya, penggunaan listrik pada pukul 20.30-21.30, untuk wilayah Jamali mencapai 17.516 MW. Saat pelaksanaan Earth Hour kemarin, daya listrik yang terpakai mencapai 17,166 MW.
Begitu pula dengan beban listrik Sumatera yang biasanya 3.435 MW telah berkurang menjadi 3.323 MW. Sedangkan beban di KTI berkurang menjadi 1.712 MW.
"Program Earth Hour juga sangat bermanfaat untuk sejenak mengurangi beban pembangkit PLN yang sehari-hari sudah bekerja keras untuk memenuhi permintaan listrik dari masyarakat," kata Bambang.