Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Manusia hidup dibumi sudah berabad-abad lamanya, apa yg mereka cari? Apa yg mereka impikan? Bahagia, aman, & damai.
Namun faktanya peradaban silih berganti apa yg mereka lakukan? Perang, berselisih hingga kematian ketika mereka mencari hal yg berhubungan dengan bahagia, aman, & damai.
Banyak yg beranggapan untuk bahagia diperlukan sarananya yaitu kekayaan, dengan menguasai kapitalisme global maka dari kekayaan dapat membeli apa saja, dari kekayaan mereka juga dapat memperkerjakan banyak punggawa pengamanan, supaya hidup mereka tidak diusik & terciptalah rasa damai.
Maka, banyak manusia berlomba untuk jadi kaya, sukses diukur dengan kekayaan yg dipunya. Semua manusia bermimpi harap jadi kaya, hingga kepercayaan pada keyakinan mulai terdegradasi.
Beragama, tetapi cuma sebuah topeng semata. Karena pada dasarnya hawa nafsu mereka yg sering diturutkan. Ingin mencapai segala hal, harap jadi mahluk yg sempurna.
Apakah mereka cukup hingga disitu? Ternyata tidak, manusia berusaha untuk menciptakan teknologi untuk mempermudah urusan hidup mereka.
Teknologi manusia sejak tahun 1980 hingga sekarang 2022 ternyata percepatannya bikin geleng-geleng kepala, dahulu telepon cuma untuk berkomunikasi saat ini telepon adalah komputer canggih yg dapat menunjang seluruh kehidupan manusia.
Manusia terus dimanjakan dengan berbagai macam teknologi, hingga akhirnya disatu masa dapat saja tercipta dunia baru.
Dunia yg tak dapat lepas dari big data & AI (Kecerdasan buatan), bahkan Intelligent spaces and smart places menjadikan manusia tanpa harus banyak bergerak dapat melihat dunia secara cepat dalam waktu singkat, Blockchains & Cloud computing jadi hal penting.
Maka manusia akan berkawan dengan mesin, semua mesin yg mengerjakannya. Bahkan Voice Interfaces & chatbot, yg lebih sempurna hingga menjadikan manusia dapat berinteraksi dengan mesin layaknya kepada sahabat dekat.
Manusia di dunia baru tidak harus lagi susah payah bekerja, karena mesin yg mengerjakan semuanya. Mesin juga yg dapat memproduksi apapun yg kita harapkan, jadi tidak ada lagi shoping sebab semua sudah dapat diproduksi oleh mesin untuk kebutuhan rumah tangga.
Ini dunia baru yg benar-benar gila, tidak ada lagi manusia lapar, semua sama rata sama rasa, tak ada pemimpin & yg dipimpin semua mempunyai derajat & hak yg sama.
Begitu juga dengan negara, tidak ada politik lagi, mereka semua menikmati kehidupan dengan sistem big data & AI yg terintegrasi ke seluruh pelosok dunia. Sistem yg dipercayakan pada mesin, menciptakan manusia tidak harap diperintah oleh manusia lain.
Mereka tidak harap sengsara oleh kebijakan orang lain, maka sumber alternatif yg adil adalah mesin yg memerintah manusia di dunia.
Quote:
Bayangkan saat ini pemimpin meminta rakyat berperang dirinya sendiri kemana? Apa ikut perang? Kok mau saja diperintah oleh manusia lain?
Dapat apa kalau kalian ini mati? Kata pemimpin A rakyat nurut, kalau katanya B rakyat ikut, pemikiran manusia modern akan merasa bodoh bila hidup dirinya dikendalikan oleh manusia lain, padahal sama-sama manusia bukan Dewa atau Tuhan.
Maka karena hal itu manusia sangat bergantung pada sistem mesin, mau apa saja pun tinggal pilih & tersaji.
Bisa dibilang manusia akan terus berupaya menciptakan surga, dengan segala macam kemudahan hingga dunia penuh dengan kenikmatan hidup.
Lantas apakah ketika itu semua tercipta manusia merasa senang, apa yg di impikannya sudah tercapai semua?
Ternyata tidak, mereka berada pada titik jenuh. Hidup tak menarik lagi, manusia dapat mendapatkan apapun secara instant namun hal itu jadi dilema, mereka harap merasakan sebuah proses.
Mereka diliputi kebosanan, maka banyak dari mereka mencoba untuk reset pabrik.
Quote:
Dopamine detoxadalah sebuah aktivitas untuk memberhentikan sejenak diri dari segala aktivitas di media sosial, dunia internet, & penggunaan gawai secara berlebihan. Dan yg berkaitan dengan teknologi canggih dimasa depan.
Mereka harap kembali seperti masa lalu, mereka tidak bahagia dengan teknologi yg mereka sudah ciptakan. Inilah sifat manusia, bahagia itu sifatnya semu. Inilah yg dinamakan paradoks utopia.
Terima kasih yg sudah membaca thread ini hingga akhir, bila ada kritik silahkan dihinggakan & semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat & merdeka. See u next thread.
"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2022
referensi : klik, klik, klik
Pic : google