• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Dunia Arab Sepakat Bantu Palestina

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. L999
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

L999

IndoForum Junior E
No. Urut
44983
Sejak
31 Mei 2008
Pesan
1.587
Nilai reaksi
38
Poin
48
RIYADH - Setelah melalui jalur resmi, OKI dan PBB tak juga menuai hasil penyelesaian konflik Israel-Palestina, akhirnya negara-negara Arab sepakat untuk bersatu. Mereka sepakat untuk membantu Palestina dari agresi Israel.

Pemimpin negara-negara Arab akhirnya sadar tanpa ada persatuan dunia Arab, sulit mengharapkan masalah Palestina dapat selesai dengan tuntas.

Hal itu dikemukakan Ketua MPR Hidayat Nurwahid usai mengikuti pertemuan delegasi ulama dan tokoh Islam internasional dengan Raja Saudi Arabia, Abdullah bin Abdul Aziz seperti dalam rilis resmi Hidayat kepada okezone, Senin (5/1/2008).

Hadir dalam pertemuan tersebut ulama asal Qatar Dr Yusuf Qardhawi dan sejumlah ulama dari negara-negara Arab.

Riyadh?Dunia Arab sepakat pentingnya persatuan untuk menyelesaikan krisis kemanusiaan yang terjadi di Palestina. Sebab tanpa persatuan dunia Arab sulit mengharapkan masalah Palestina dapat selesai dengan tuntas.

Kedatangan delegasi ulama dan tokoh Islam internasional, adalah rangkaian pertemuan delegasi dengan pimpinan dunia Arab untuk membahas krisis kemanusiaan di Palestina yang kian memburuk seiring meningkatnya serangan tentara zionis Israel terhadap Gaza.

Hidayat menyampaikan, dalam diskusi yang berlangsung hangat, Raja Abdullah bin Abdul Aziz mendukung sepenuhnya misi ulama dan tokoh Islam internasional yang menemui pemimpin-pemimpin dunia Arab agar mereka memberikan bantuan nyata terhadap negara dan rakyat Palestina yang terus digempur oleh mesin perang Israel.

Raja Abdullah bin Abdul Aziz, imbuh Hidayat, juga sepakat terhadap usulan organisasi ulama internasional mengenai pentingnya persatuan dunia Arab, khususnya dan umat Islam umumnya untuk membantu menyelesaikan masalah Palestina.

Dalam kesempatan itu, lanjut Hidayat, Raja Abdullah bin Abdul Aziz juga mengusahakan agar wilayah Rafah, yang berbatasan dengan Palestina bisa dibuka lebih luas dan lebih lama agar bantuan kemanusiaan dari berbagai penjuru dunia bisa masuk ke Gaza.

Di dalam negeri, Raja Abdullah bin Abdul Aziz telah memerintahkan untuk mengumpulkan bantuan kemanusiaan untuk dikirim ke Palestina.

Pertemuan dengan Raja Saudi Arabia merupakan pertemuan kedua delegasi dengan pimpinan dunia Arab, setelah sebelumnya, Sabtu (3/1) di Qatar delegasi bertemu dengan Emir Qatar, Syaikh Ahmad bin Khalifa al-Tsani. Senada dengan Raja Saudi Arabia, Emir Qatar juga mendukung misi delegasi ulama dan tokoh Islam internasional untuk membantu Palestina.

"Emir Qatar akan mengusulkan sidang istimewa Liga Arab untuk menghentikan serbuan tentara Israel ke wilayah Palestina," terang Hidayat.

Hari ini, Senin (5/1) pagi waktu setempat delegasi akan bertemu dengan Presiden Suriah di Damaskus untuk misi yang sama. Setelah itu delegasi akan bertemu dengan Presiden Mesir Hosni Mubarak dan Raja Jordan Abdullah. Delegasi juga merencanakan bertemu dengan Pimpinan Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Pimpinan Liga Arab.

"Kami sudah mengirim kawat ke Sekjen OKI Akmaludin Ihsan Oglo dan Sekjen Liga Arab Amru Musa untuk bertemu," ungkap Hidayat.

Hari Jumat (2/1) malam Hidayat Nurwahid bertolak ke Qatar untuk bergabung dalam misi delegasi ulama dan tokoh Islam internasional untuk bertemu dengan pimpinan dunia Arab. Delegasi ulama dan tokoh Islam internasional membawa misi persatuan dunia Arab, khususnya dan umat Islam umumnya untuk membantu krisis kemanusiaan di Palestina.
 
Ckckck, koq Palestina gak mau nyerah aja sih?
yg dipertahankan mereka sebanding dengan yg mereka dapatkan selama ini kah?
 
Akhirnya baru mulai ada campur tangan....ayo cepet selesaikan biar gak berlarut larut dan rakyat jelata jadi korban /go/go/go/go
 
ayo2 berjuang
/fight
 
Ckckck, koq Palestina gak mau nyerah aja sih?
yg dipertahankan mereka sebanding dengan yg mereka dapatkan selama ini kah?

apany mw mau nyerah.....kenapa palestina harus nyerah.....

toh yg menyerang terus juga israel.....jangan lihat dari sisi seberapa hebat mereka bertempur dan siapa yg harus menyerah serta siapa yg tdk menyerah....

pantas klo mereka bertahan....secara,rakyat mereka bnyk yg meninggal krn gempuran israeli...sudah seharusny palestina d bantu...

Akhirnya baru mulai ada campur tangan....ayo cepet selesaikan biar gak berlarut larut dan rakyat jelata jadi korban /go/go/go/go

iy nich,,smoga cpt slese.....org yg gx bersalah jdi korbanny..../go/go/go
 
^
iya bener
barbar aja gak seganas mereka
btw, ada berita gak udah sampe mana tahap2 mereka?
 
^
iya bener
barbar aja gak seganas mereka
btw, ada berita gak udah sampe mana tahap2 mereka?

sesuai permintaan anda....inilah perkembangan trakhirny....

Israel Pelajari Proposal Damai dari Mesir-Prancis

ZZtqwRsINW.jpg

TEL AVIV - Presiden Israel Shimon Peres mengatakan pihaknya akan mempelajari proposal damai yang diajukan Mesir dan Prancis untuk menghentikan serangan di Gaza.

Peres juga mengungkapkan tak menginginkan perang berlangsung lama. Namun dia mengingatkan agar gencatan senjata itu dilaksanakan dengan sebenar-benarnya. "Kertas saja tak cukup untuk mengubah situasi," ungkapnya.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi Inggris Sky News dan dikutip AFP, Rabu (7/1/2009), Peres menadaskan bahwa pihaknya tak ingin perang yang berkepanjangan. "Israel akan mempelajari rencana gencatan senjata yang ditawarkan Mesir dan Prancis," katanya.

"Kami akan mempelajarinya dengan detail. Ini akan tergantung dari bagaimana gencatan senjata ini dikelola," ungkap Peres.

Presiden Mesir Hosni Mubarak kemarin menyampaikan undangan kepada Israel untuk mengadakan pertemuan darurat di perbatasan Mesir-Israel.

Mubarak berharap pertemuan tersebut akan menghasilkan kesepakatan dan jaminan bahwa eskalasi konflik tidak akan terulang lagi. Ini termasuk pengamanan di wilayah perbatasan serta membuka blokade perbatasan.

Peres juga menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata harus termasuk menjamin bahwa Gaza tidak menjadi "satelit Iran", di mana persenjataan dari negara Mulah itu, bisa dengan mudah masuk ke Gaza.

"Kami tertarik untuk mengakhiri perang ini. Namun mengakhiri bukan hanya untuk saat ini, tapi juga mengakhiri teror," tutur Peres.

Sebelumnya Presiden Syria Bashar Al Asaad mengatakan bahwa Hamas juga ingin melakukan perdamaian. Namun Hamas memberikan syarat, Israel harus menghentikan operasi militer dan kelaur dari Gaza.
 
knpa gk sepakat sekalian perang ja?
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.