• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Dukungan Publik Semangatkan Alanda

hendladi

IndoForum Beginner D
No. Urut
113568
Sejak
15 Jan 2011
Pesan
685
Nilai reaksi
2
Poin
18
1042494620X310.jpg


JAKARTA, KOMPAS.com — Dengan mengenakan pakaian dominasi ungu dan merah, Alanda Kariza (19) mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk mendukung Ibunya, Arga Tirta Kirana, membacakan pleidoi, Kamis (10/2/2011).

Raut wajahnya yang lembut namun tegas juga memperlihatkan ketabahan sekaligus semangat Alanda pagi ini. "Harapan saya, semoga lancar, semoga Ibu mendapatkan yang seadil-adilnya," ujar Alanda sebelum menghadiri pembacaan pleidoi ibunya.

Gadis dengan segudang prestasi itu mengaku lebih bersemangat mendampingi ibunya hari ini. Dukungan publik pembaca blognya menambah keyakinan Alanda bahwa ibunya akan mendapat keadilan. "Semoga apa yang terjadi sekarang juga bisa bermanfaat untuk perkembangan kasus Ibu," katanya.

Dia juga mengaku tidak menyangka bahwa dukungan publik terhadap apa yang dituliskannya tentang ibunya itu sangat besar. "Gak pernah kebayang kalau bakal kayak gitu karena cuma nulis aja, tapi ternyata banyak yang respons, mayoritas responsnya positif," tuturnya.

Curhatan Alanda Kariza dalam blognya mengenai masalah hukum yang melilit ibunya menyedot perhatian masyarakat dunia maya, terutama yang aktif dalam microblogging Twitter.

Alanda mengaku tidak mengerti masalah politik dan tak paham masalah hukum. Yang dia tahu kasus Century yang melilit ibunya telah merampas mimpi dan kedamaian keluarganya.

Dalam ceritanya, Alanda berseru tentang ketidakadilan dalam kasus yang menjerat ibunya. Ia menyebut ibunya dituntut 10 tahun penjara dengan denda Rp 10 miliar. Dia protes karena tuntutan tersebut lebih tinggi daripada tuntutan pemilik bunk Century, Robert Tantular.

Selain menyedot perhatian masyarakat dunia maya, cerita Alanda juga menjadi perhatian kalangan media. Pagi ini saja, Alanda sudah dikerubuti insan pers saat tiba di pengadilan. Belasan kamera stasiun televisi yang beragam menyoroti wajahnya yang lugu itu. "Terima kasih buat semua yang sudah doain, komentar, bahkan kasih bantuan lebih, termasuk teman-teman media," ungkapnya.

"Semoga juga menambah semangat untuk Ibu," tambahnya.

"Selain itu juga semoga orang-orang di luar sana yang mengalami kejadian serupa, gak bersalah, tapi difitnah, semoga mereka bisa semangat," ujar Alanda.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.