• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Dukung Keistimewaan tanpa Kekerasan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
MeZhQ.jpg
YOGYAKARTA – Peringatan Dwi Abad berdirinya Pura Pakualaman Yogyakarta yang jatuh pada 24 Juni mendatang akan dilakukan dengan menggelar ritual kirab mubeng (mengelilingi) Pakualaman.

Kegiatan itu sebagai bentuk unjuk kekuatan manunggaling masyarakat dan Kadipaten Pura Pakualaman dalam mendukung keistimewaan Yogyakarta, sekaligus mematuhi sabdatama Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X pada 10 Mei lalu. Penghageng Kadipaten Pura Pakualaman KPH Tjondro Kusumo mengatakan, menyatunya Pura Pakualaman dan Keraton Yogyakarta yang dilakukan oleh HB IX dan Paku Alam (PA) VIII pada 1945,menjadi salah satu dasar dari keputusan untuk memberi dukungan sepenuhnya terhadap amanat HB X tersebut.

”Jumlah peserta karnaval tidak kita batasi masyarakat yang ingin terlibat dapat mendaftarkan diri di sekretariat Pura Pakualaman,” kata KPH Tjondro Kusumo, kemarin. Sebagai salah satu pusat budaya Pura Pakualaman mengajak masyarakat memperjuangkan keistimewaan dalam bentuk aksi budaya dan bukan kekerasan. Sekretaris panitia peringatan Hadeging Projo KPH Kusumoparastho mengatakan komitmen dan dukungan untuk meramaikan karnaval budaya di antaranya muncul dari Kebun Raya Kebun Binatang (KRKB) Gembiraloka.

”Akan disertakan dalam rombongan kirab dua ekor gajah. Sementara Bergodo (Pasukan) milik kadipaten semua akan mengawal penuh acara tersebut,” kataTjondro Kusumo. Karnaval budaya yang akan digelar pada Minggu (24/6) itu, dimulai dari Alunalun Sewandanan. ”Rutenya dari Alun-alun, ke barat sampai ke Permatan, ke utara arah Purwanggan,kemudian sampai Jalan Gajah Mada ke selatan sampai Jalan Sultan Agung dan berakhir di Alun-alun. Direncanakan kirab mulai 15.30 WIB,”katanya
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.