Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sabtu, 09 Januari 2021 di Kepulauan Seribu masih terus menyisakan duka lara para keluarga korban. Termasuk ibunda Grislend Gloria Natalies Sinaga salah satu pramugari di pesawat tersebut.
Video yg merekam ibunda saat tahu pesawat yg mengangkut anaknya terjatuh pun viral di media sosial.
Dalam video itu, sang ibu tampak menangis sambil menatap layar televisi yg menyiarkan perkembangan musibah kecelakaan tersebut. Orang tua Grislend ternyata masih terus berharap akan adanya keajaiban.
Ibunda Grislend dengan nada pilu terus meminta kepada putrinya tersebut untuk berenang & pulang ke rumah. Ayahanda Grislend pun dengan penuh asa berdoa, kabar mengenai sang putri dapat segera diketahui secara pasti.
Kesedihan Sang Ayahanda Ketika Mengenang Sosok Putrinya
Dimata keluarga & orang-orang terdekatnya, Grislend merupakan sosok wanita yg ceria namun tegas & bertanggung jawab. Karena itulah kepergiannya yg begitu tiba-tiba menyisakan kesedihan mendalam di hati mereka.
Air mata ayahanda Grislend pun pecah saat mengenang sosok sang putri, sambil memegang foto Grislend ia mengaku sudah mempasrahkan semua kepada sang pencipta apapun yg terjadi.
Kesedihan Keluarga Isti Yudha Prastika
Air mata kesedihan juga merundung keluarga Isti Yudha Prastika seorang pramugari yg turut jadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Kejadian ini pun menciptakan mereka tak begitu menyangka.
Lantaran saat musibah terjadi, Isti menggantikan tugas rekan seprofesinya yg izin rute Pontianak - Jakarta. Sehingga untuk kembali ke Pontianak, ia pun jadi ekstra kru di pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
Seolah tak mau putus harapan, Ibu & Kakak Isti pun mengaku masih berharap, meskipun sangat kecil kemungkinannya akan adanya keajaiban.
Kabar Buruk Bagi Keluarga Pramugari Sriwijaya Air SJ-182
Isti menjalani profesi sebagai pramugari sejak tahun 2004 silam, akibat pandemi Covid-19 ia sempat dirumahkan beberapa bulan & baru saja kembali bekerja belum lama ini. Sehari sebelum musibah terjadi, Isti sempat berkomunikasi dengan ibunda nya melalui panggilan video call.
Namun keesokan harinya, saat peristiwa jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 terjadi. Ibunda Isti berusaha menghubunginya, namun tidak mendapat jawaban. Sang ibunda mengira, bahwa Isti tak merespon selantaran sedang beristirahat usai lepas shift.
Hingga akhirnya sekitar pukul 17.00 sore, keluarga mendapatkan kabar dari suami Isti. Bahwa pramugari itu, rupanya berada di dalam pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
Penjemputan Jenazah Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Keluarga Oky Bisma
Disaat keluarga korban lain berharap akan adanya keajaiban, ayah pramugara Oky Bisma kini sudah berusaha ikhlas menerima kepergian putranya, yg merupakan korban jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182 yg perdana kali teridentifikasi.
Kemarin bersama kakak almarhum, ayah Oky Bisma mendatangi Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mendatangi pengambilan jenazah. Yang mana rencananya akan dikebumikan di TPU wilayah Balekambang, Condet, Jakarta Timur.
Sementara itu, pencarian Pesawat Sriwijaya Air yg jatuh di perairan Kepulauan seribu Tim Disaster Identification atau DVI, Polri kembali berhasil mengidentifikasi beberapa korban lainnya.
Sumber 1
Sumber 2
Sumber 3
Sumber 4
Sumber 2
Sumber 3
Sumber 4
Hari ini 06:20