• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Duduk Berjam-jam Setiap Hari Bisa Mematikan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Apakah Anda seorang pekerja kantoran yang selalu menghabiskan waktu di tempat duduk ? Jika jawabannya ya, Anda patut waspada. Riset terbaru menunjukkan, mereka yang menghabiskan waktunya dengan duduk selama 11 jam atau lebih, memiliki risiko 40 persen lebih besar meninggal dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, terlepas dari apakah Anda aktif secara fisik atau tidak.

Seperti yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Internal Medicine edisi 26 Maret, para peneliti dari Australia menyampaikan ancaman serius dari gaya hidup kurang aktif atau sedentari. Mereka menganalisis data lebih dari 222.000 orang berusia 45 tahun atau lebih tua. Hasil kajian mengindikasikan, risiko kematian seseorang cenderung melonjak ketika menghabiskan waktunya dengan duduk selama 11 jam setiap hari. Risiko ini 15 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan mereka yang duduk kurang dari 4 jam per hari.

"Bukti mengenai efek buruk duduk terlalu lama terhadap kondisi kesehatan telah bermunculan selama beberapa tahun terakhir," kata peneliti studi, Hidde van der Ploeg, seorang peneliti senior dari University of Sydney.

Dalam kajiannya, peneliti juga menemukan bahwa sebanyak 62 persen dari peserta penelitian mengaku memiliki berat badan yang berlebihan atau obesitas. Sementara itu, hampir 87 persen mengaku sedang berada dalam kondisi kesehatan yang baik, dan seperempat lainnya mengatakan menghabiskan setidaknya 8 jam untuk duduk setiap hari.

Van der Ploeg menjelaskan, mereka yang duduk terlalu lama akan mengalami kenaikan risiko kematian hingga dua kali lipat dalam kurun waktu tiga tahun ke depan dibandingkan mereka yang jarang duduk atau bergaya hidup aktif. Sedangkan di antara orang dewasa yang tidak aktif dan duduk terlalu lama, risikonya sepertiga lebih besar meninggal ketimbang mereka yang jarang duduk.

Dari penelitian juga terungkap, peserta rata-rata menghabiskan 90 persen waktu luangnya dengan duduk, dan kurang dari 50 persen yang memenuhi rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk melakukan aktivitas fisik selama 150 menit setiap minggunya. Oleh sebab itu, Van der Ploeg menyarankan pekerja kantoran untuk bergaya hidup lebih aktif.
"Carilah cara untuk mengubah kebiasaan duduk yang terlalu lama. Cobalah untuk lebih banyak berdiri atau berjalan jika memungkinkan," ujarnya.

Van der Ploeg mengakui keterbatasan temuannya tersebut. Ia menegaskan bahwa temuan ini tidak membuktikan hubungan sebab-akibat dan mengatakan perlu studi lebih lanjut untuk mereplikasi temuan dan lebih berfokus pada pengaruh duduk terhadap pengembangan kondisi seperti diabetes, kanker dan penyakit jantung.

"Semua penelitian ini ke depannya akan menginformasikan kepada kami tentang hubungan yang tepat antara duduk dan kondisi kesehatan, yang pada akhirnya akan menghasilkan rekomendasi kesehatan masyarakat seperti yang sudah kita miliki seperti misalnya untuk aktivitas fisik," tutupnya.kompas
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.