akatsukigold
IndoForum Junior D
- No. Urut
- 52840
- Sejak
- 16 Sep 2008
- Pesan
- 2.000
- Nilai reaksi
- 47
- Poin
- 48
Dua perahu nelayan di Pantai Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) hancur akibat terhempas gelombang tinggi.
Dua perahu yang hancur milik Kemang, 43, dan Juhari, 46, yang tenggelam, Rabu (29/10) akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Kemang mengatakan bahwa perahu miliknya tersebut seharga Rp100 juta. "Kalau tenggelam seperti ini harus diperbaiki kembali. Kemungkinan biayanya mencapai Rp5 juta,"kata Kemang, kemarin.
Menurutnya, dengan tenggelamnya perahu tersebut maka dirinya tidak dapat mengoperasikan untuk angkutan dari Dermaga Wijayapura Cilacap ke Dermaga Sodong Nusakambangan
"Terpaksa saya tidak dapat mengoperasikan perahu, padahal setiap harinya menghasilkan Rp300 ribu hingga Rp500 ribu," katanya.
Sementara pengamat cuaca dari Stasiun Meteorologi dan Geofisika (BMG) Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan sampai tanggal 2 November mendatang gelombang masih tinggi dan angin kencang. "Saat ini gelombang di pantai tingginya bisa mencapai 3 meter (m) dan di samudra 3,5 meter,"ujar Teguh.
Sedangkan kecepatan angin di pantai, kata Teguh, mencapai 22-45 km per jam, sementara di samudra berkisar 30-55 km per jam. "Dengan kondisi gelombang dan angin seperti ini berbahaya bagi seluruh jenis kapal
Makanya bagi nelayan yang tetap nekad melaut harus hati-hati,"ujarnya
Dua perahu yang hancur milik Kemang, 43, dan Juhari, 46, yang tenggelam, Rabu (29/10) akibat hujan deras yang disertai angin kencang. Kemang mengatakan bahwa perahu miliknya tersebut seharga Rp100 juta. "Kalau tenggelam seperti ini harus diperbaiki kembali. Kemungkinan biayanya mencapai Rp5 juta,"kata Kemang, kemarin.
Menurutnya, dengan tenggelamnya perahu tersebut maka dirinya tidak dapat mengoperasikan untuk angkutan dari Dermaga Wijayapura Cilacap ke Dermaga Sodong Nusakambangan
"Terpaksa saya tidak dapat mengoperasikan perahu, padahal setiap harinya menghasilkan Rp300 ribu hingga Rp500 ribu," katanya.
Sementara pengamat cuaca dari Stasiun Meteorologi dan Geofisika (BMG) Cilacap Teguh Wardoyo mengatakan sampai tanggal 2 November mendatang gelombang masih tinggi dan angin kencang. "Saat ini gelombang di pantai tingginya bisa mencapai 3 meter (m) dan di samudra 3,5 meter,"ujar Teguh.
Sedangkan kecepatan angin di pantai, kata Teguh, mencapai 22-45 km per jam, sementara di samudra berkisar 30-55 km per jam. "Dengan kondisi gelombang dan angin seperti ini berbahaya bagi seluruh jenis kapal
Makanya bagi nelayan yang tetap nekad melaut harus hati-hati,"ujarnya