akatsukigold
IndoForum Junior D
- No. Urut
- 52840
- Sejak
- 16 Sep 2008
- Pesan
- 2.000
- Nilai reaksi
- 47
- Poin
- 48
Dua pengendara sepeda motor, Lilis Suharno (40) dan Suparto (35) keduanya warga Desa Mori, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (28/10) tewas seketika tertabrak Kereta Api (KA) di perlintasan rel KA di Desa Sukoharjo, Kecamatan Kalitidu.
Kapolsek Kalitidu, AKP Paiman, Selasa, menyatakan keduanya tewas tertabrak KA ketika sedang melintas di perlintasan rel KA dengan mengendarai sepeda motor Honda dengan nomor polisi S 6244 CH.
Saat itu, keduanya yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang sapi dengan kendaraan sepeda motornya sedang melintas dari arah utara ke selatan
Di perlintasan rel KA itu, diperkirakan keduanya tidak tahu ada KA melaju dari arah barat ke arah timur karena tertutup rumah.
"Keduanya tertabrak KA, terpental bersama sepeda motornya yang juga ikut hancur, " katanya.
Baik Lilis Suharno dan Suparto tewas seketika ditempat kejadian.
Menurut Paiman, KA yang menabrak tersebut tetap melanjutkan perjalanan, termasuk juga tidak berhenti di stasiun Kota Bojonegoro.
"Visum dilakukan di tempat kejadian dan kedua jenasah langsung kami serahkan kepada keluarganya," katanya.
Penyerahan jenasah dilakukan, karena dari keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian, sudah bisa dipastikan kedunya meninggal akibat tertabrak KA.
Kapolsek Kalitidu, AKP Paiman, Selasa, menyatakan keduanya tewas tertabrak KA ketika sedang melintas di perlintasan rel KA dengan mengendarai sepeda motor Honda dengan nomor polisi S 6244 CH.
Saat itu, keduanya yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang sapi dengan kendaraan sepeda motornya sedang melintas dari arah utara ke selatan
Di perlintasan rel KA itu, diperkirakan keduanya tidak tahu ada KA melaju dari arah barat ke arah timur karena tertutup rumah.
"Keduanya tertabrak KA, terpental bersama sepeda motornya yang juga ikut hancur, " katanya.
Baik Lilis Suharno dan Suparto tewas seketika ditempat kejadian.
Menurut Paiman, KA yang menabrak tersebut tetap melanjutkan perjalanan, termasuk juga tidak berhenti di stasiun Kota Bojonegoro.
"Visum dilakukan di tempat kejadian dan kedua jenasah langsung kami serahkan kepada keluarganya," katanya.
Penyerahan jenasah dilakukan, karena dari keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian, sudah bisa dipastikan kedunya meninggal akibat tertabrak KA.