• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Dua Kendaraan Hilang Dalam Sehari

hendladi

IndoForum Beginner D
No. Urut
113568
Sejak
15 Jan 2011
Pesan
685
Nilai reaksi
2
Poin
18
0807343620X310.JPG


JAKARTA, KOMPAS.com - Pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Jakarta Timur pada awal tahun 2011 ini cukup tinggi. Terbukti selama tiga pekan sudah ada 54 kasus curanmor.

Bukan itu saja, tren komplotan pencuri kendaraan bermotor ini semakin kejam dalam beraksi, dan tak segan-segan melukai korbannya, bahkan dengan senjata api.

Kasubag Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Didik Hariyadi, Senin (24/1/2011) mengatakan, sampai 23 Januari 2011 ada 54 kasus curanmor di mana 49 di antaranya untuk jenis kendaraan roda dua dan 6 lainnya menimpa kendaraan roda empat. Ini berarti rata-rata dua kasus curanmor dalam sehari.

"Kami berupaya lakukan pencegahan dengan razia dan patroli secara intensif. Kami juga sebar intel bila ada kasus kehilangan kendaraan. Tapi yang terpenting masyarakat mesti mewaspadai dan melakukan pengamanan kendaraannya sendiri," katanya.

Kasus curanmor teranyar di wilayah ini terjadi di Jalan Pemuda di depan Kampus Universitas Jakarta (UNJ) di arah Arion ke Pramuka, Jumat (21/1/2011) malam lalu sekitar pukul 21.00. Lucia Indrayani (23) harus kehilangan Honda Jazz bernomor polisi B 1535 UFG yang dikendarainya. Bukan itu saja, dia dianiaya dan mengalami luka memar di sekujur tubuh usai dipepet tiga pelaku sambil ditodong senjata api yang mengendarai Suzuki APV

Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metro Jakarta Timur, Komisaris Dodi Rahmawan, mengatakan Lucia mengemudikan sedan berwarna silver stone sendirian. Warga Kelapa Gading Utara Timur (Jakarta Utara) ini dipaksa menepi oleh sebuah mobil Suzuki APV yang nomor polisinya tidak terlihat.

Kepada polisi, Lucia menerangkan, salah seorang pelaku menganiaya dengan pukulan sehingga luka memar pada bibir, telinga, lidah, tangan kanan dan tangan kiri. Kemudian, ada pelaku yang menodongkan pistol ke arah korban.

Waspada

Karena tingginya kasus curanmor ini, Kasubag Humas Polres Jakarta Timur, Kompol Didik Hariyadi, mengimbau agar warga juga waspada, antara lain dengan membuat kunci tambahan pada kendaraan yang diparkir.

Menurut Didik, aksi curanmor kerap terjadi antara pukul 20.00-03.00. Di sisi lain, lokasi kejadian curanmor paling banyak di sekitar permukiman penduduk, tempat belanja seperti minimarket, warung internet (warnet), dan rental PlayStation.

Padahal, menurut Didik, untuk mengungkap kasus curanmor sangat sulit. Sebab,seringkali kendaraan langsung dipreteli dan dijual secara terpisah. Cara ini selain menghilangkan jejak juga lebih menguntungkan karena mudah dijual.

Karena itu, masyarakat perlu curiga bila membeli spare part motor pretelan dari pihak tertentu. Sampai saat ini pihaknya baru berhasil mengungkap dua kasus curanmor dan duan-duanya adalah roda empat. Hal Itu juga karena terbantu adanya alat alat global positioning system (GPS) yang dipasang di dua mobil itu.

"Sementara untuk roda dua sangat sulit, karena dipreteli dan tanpa GPS," katanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.