yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Insiden pertama menimpa seorang siswi kelas delapan di sekolah Kennebunks, sebuah kota di negara bagian Maine, Amerika Serikat, pada Jumat (31/1/2014). Siswi tersebut mendengar bunyi meletup dari perangkat iPhone yang dikantongi di saku belakang, saat ia duduk.
Setelah meletup, iPhone yang masih berada di dalam saku tersebut kemudian terbakar. Siswi tersebut kemudian mencoba menyelamatkan diri dengan berguling di lantai. Guru sekolah juga turut membantu memadamkan api kecil di celana siswi tersebut.
Insiden kedua melibatkan pengguna iPhone di Republik Ceko. Walau tidak sampai meledak, namun dua orang pengguna pada Kamis (30/1/2014) melaporkan ke situs TUAW bahwa iPhone 3GS mereka menggelembung baterainya hingga menekan penutup belakang smartphone.
Dikutip dari Digital Trends (2/2/2014), insiden yang melibatkan baterai iPhone biasanya terjadi karena tiga hal, yaitu overheating, overcharging, dan terlalu banyak tekanan pada perangkat.
Tiga hal tersebut bisa menyebabkan potensi terjadinya korsleting makin tinggi, yang bisa menyebabkan baterai menjadi menggelembung, kepanasan, hingga meledak.
Cukup banyak memang kejadian smartphone Apple yang meledak terutama yang menimpa pengguna di China. Insiden yang paling menghebohkan adalah tewasnya seorang pramugari saat menggunakan iPhone 5.
Atas kejadian yang berulang tersebut, Apple pun tak bosan-bosannya merekomendasikan pengguna untuk memakai aksesori, seperti baterai dan charger yang original bukan yang "aspal".