• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Dua Indeks Bursa AS Cetak Rekor Tertinggi Baru

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
191109_kesibukan_pialang_saham_herbalife_di_burs.jpg

Indeks bursa saham Amerika Serikat terus menguat hingga penutupan perdagangan Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari. Dua indeks, Dow Jones dan S&P500 mencetak level tertinggi sedangkan Nasdaq di level terbaik sejak 2000 lalu.

Dikutip dari USA Today, Kamis 11 April 2013, indeks Dow Jones Industrial Average naik 128,78 poin atau 0,88 persen ke rekor baru di level 14.802,24, didorong oleh saham Merck dan Pfizer.

Indeks S&P500 juga mengekor dengan menyentuh level tertinggi baru di level 1.587,73, naik 19,12 poin atau 1,22 persen. Saham saham teknologi seperti Micron Technology, JDS Uniphase dan Juniper Networks pendorong utama indeks S&P.

Sedangkan indeks komposit Nasdaq naik 59,39 poin, atau 1,83 persen ke level 3.297,25, tertinggi sejak 12 tahun terakhir.

Indeks bursa terus reli kuat dalam tiga hari terakhir dan merupakan reli terbaik sepanjang 2013. Investor berlomba-lomba ke pasar saham sebagai tempat yang lebih baik untuk memarkir uang mereka di saat investasi di sektor lain seperti obligasi menawarkan hasil yang kurang menggiurkan.

Market Strategist Prudential Financial, Quincy Krosby menjelaskan bahwa uang yang mengalir ke pasar saham AS tidak hanya berasal dari domestik yang mencari keuntungan, namun juga dari investor asing yang melihat AS sebagai safe haven.

Namun, beberapa analis juga menjelaskan bahwa pemerintah harus mewaspadai akan terjadinya konsolidasi pasar. "Saat semua bergerak ke atas dan mencetak rekor tertinggi, ada beberapa investor yang akan mencari perlindungan dan keselamatan," kata mereka seperti dilansir CNBC.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.