facebookeb
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 210735
- Sejak
- 9 Jan 2013
- Pesan
- 7.471
- Nilai reaksi
- 100
- Poin
- 48
Kantor berita Reuters melaporkan, selain menewaskan tiga orang, sebanyak 36 warga lainnya terluka.
Sementara sebanyak 250 petugas pemadam kebakaran terus berupaya memadamkan api dan mencari sembilan orang lainnya yang masih dinyatakan hilang. Dua bangunan yang roboh itu berlokasi di dekat 116th Street dan Park Avenue.
Asap tebal terlihat membumbung tinggi dari bangunan apartemen yang berdiri tepat di atas sebuah gereja bawah tanah dan toko piano. Kebanyakan penduduk yang tinggal di sana berasal dari kalangan pekerja kaum Latin.
Dalam jumpa pers yang digelar di dekat lokasi bangunan runtuh, de Blasio membenarkan masih adanya sembilan orang yang dinyatakan hilang pada Rabu malam. Dia menyebut 15 menit sebelum terjadinya ledakan, sebuah laporan adanya kebocoran gas telah dilaporkan ke perusahaan bersangkutan, Con Edison.
Namun, Wakil Presiden Direktur Con Edison, Edward Foppiano, mengatakan perusahaannya masih belum dapat memastikan apa yang menyebabkan terjadinya ledakan. Namun, pihaknya mengkategorikan peristiwa itu akibat kebocoran gas.
Foppiano mengakui sebelumnya, sudah pernah ada keluhan serupa di area tersebut pada bulan Mei 2013 kemarin. Tetapi isu itu sudah berhasil diselesaikan.
Blasio juga menyesalkan terjadinya peristiwa itu.
"Ini merupakan sebuah tragedi karena kami tidak memiliki waktu yang cepat untuk memperingatkan warga. Kini, kami tengah mengerahkan semua peralatan yang kami miliki untuk mencari setiap korban yang masih hilang," ujarnya.
Departemen Pemadam Kebakaran New York memasukkan peristiwa itu ke dalam ancaman tertinggi.
Menurut laporan BBC, sebanyak 22 orang yang terluka dan telah dilarikan ke RS terdekat. Tujuh orang di antaranya merupakan anak-anak, satu di antaranya dalam kondisi kritis.
Sementara angka yang diperoleh kantor berita ABC News berbeda. Total korban luka mencapai 64 orang.
Ledakan yang terjadi pada Rabu pagi kemarin benar-benar dahsyat. Menurut kesaksian para tetangga yang tinggal di dekat area itu, mengira baru saja terjadi gempa bumi, karena getaran ledakan sangat kuat. Suara ledakan pun bisa didengar dari beberapa blok jauhnya dari lokasi.
Pecahan jendela terlihat berceceran di jalan-jalan sekitar area.
"Saya mendengar sebuah ledakan besar. Bum!" ungkap salah seorang tetangga, Aisha Watts.
Watts menjelaskan ketika terjadi ledakan, dinding mulai runtuh. Sementara kaca jendela hancur berkeping-keping. Ibu tiga anak itu, sempat berpikir dia akan turut menjadi korban tewas dalam tragedi itu, karena tidak dapat keluar dari kamar apartemennya.
Namun, dia berhasil selamat karena seorang tetangga mendorak pintu dan mengeluarkannya.
Presiden Barack Obama turut menyampaikan rasa duka akibat kejadian itu. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh Gedung Putih, Obama mengatakan turut mendoakan bagi semua keluarga korban.
"Doa dan pernyataan duka turut kami sampaikan bagi semua pihak yang terkena imbas dari tragedi itu," ujar perwakilan Gedung Putih.
layanin kereta menuju dan dari terminal Grand Central, kini telah dioperasionalkan kembali. Sebelumnya, layanin kereta di stasiun terdekat sempat dihentikan karena reruntuhan turut mengenai jalur rel kereta.