• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Dosis Konsumsi Pocari Sweat untuk Ibu Hamil

jennywijaya

IndoForum Newbie A
No. Urut
288379
Sejak
10 Nov 2020
Pesan
318
Nilai reaksi
1
Poin
18
bolehkah-ibu-hamil-minum-es-ini-penjelasan-medisnya-1563184145.jpg

Jurnal Nutrients mengungkapkan bahwa minuman isotonik terdiri dari air, karbohidrat, dan elektrolit. Ketiganya menjadi larutan yang mengandung osmolalitas yang sama dengan darah sehingga mampu mengontrol kehilangan asupan air di dalam tubuh. Inilah yang menyebabkan minuman isotonik cocok dikonsumsi sesudah berolahraga. Sebab, banyak tenaga yang hilang melalui keringat yang keluar saat berolahraga. Lantas, bolehkah mengonsumsi Pocari Sweat untuk ibu hamil? Jawabannya, bisa dan tentu saja boleh. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pocari Sweat untuk ibu hamil memang diperbolehkan dan memiliki manfaat. Kendati demikian, tetap perlu memerhatikan takarannya.

Mengapa mengonsumsi Pocari Sweat untuk ibu hamil harus dibatasi?
Menurut studi yang diulas dalam jurnal yang sama, mengonsumsi minuman isotonik sepanjang hari dapat meningkatkan asupan gula dalam darah. Selain itu, Pocari Sweat untuk ibu hamil yang dikonsumsi terlalu sering akan meningkatkan keinginan untuk lebih banyak lagi mengonsumsi minuman manis. Tentu saja hal ini tidak baik karena bisa meningkatkan kadar gula dalam darah. Bisa dikatakan, kadar gula yang berlebih pada tubuh ibu hamil bisa berbahaya. Kondisi ini bisa semakin memparah gejala diabetes gestasional yang bisa membahayakan kesehatan tubuh Moms dan janin.

Jadi, tetap perhatikan porsi ketika memutuskan untuk mengonsumsi Pocari Sweat untuk ibu hamil. Sesekali tentunya tidak menjadi masalah, namun jangan terlalu sering karena akan berbahaya untuk tubuh dan janin. Jika Pocari Sweat untuk ibu hamil dikonsumsi dalam jumlah yang moderat, minuman isotonik bisa memberikan manfaat. Elektrolit itu sangat dibutuhkan oleh ibu hamil dan Moms bisa mendapatkannya dari minuman isotonik.

Diabetes gestasional terjadi saat kehamilan, bisa dialami oleh perempuan dengan atau tanpa riwayat penyakit diabetes. Dilansir dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), diabetes gestasional terjadi ketika tubuh tidak dapat membuat insulin ekstra yang dibutuhkan selama kehamilan.
Insulin, hormon yang dibuat di pankreas membantu tubuh menggunakan glukosa untuk energi dan membantu mengontrol kadar glukosa dalam darah.
Selama kehamilan, tubuh Moms membuat hormon khusus dan mengalami perubahan lainnya, seperti berat badan yang bertambah. Nah, perubahan ini menyebabkan sel tubuh tidak menggunakan insulin dengan baik, yang disebut resistensi insulin.

Kebanyakan wanita hamil dapat memproduksi insulin yang cukup untuk mengatasi resistensi insulin, namun beberapa tidak. Bagi yang tidak bisa mengatasi kondisi ini, mereka lah yang dapat mengalami diabetes gestasional. Ketika mengalami kondisi ini, maka Moms harus lebih teliti dalam memilih makanan atau minuman yang sebaiknya dikonsumsi.

Dilansir dari laman Gestational Diabetes UK, membatasi makanan dan minuman yang mengandung gula berlebih adalah salah satu pola hidup sehat untuk wanita hamil mengidap diabetes gestasional. Jadi, bila Moms mengalami kondisi ini, benar-benar harus membatasi konsumsi minuman elektrolit, ya!
Diabetes gestasional bukan hal yang bisa dianggap sepele. Komplikasi yang bisa terjadi seperti berat lahir berlebih, risiko kelahiran dini atau prematur, kesulitan bernapas, obesitas di kemudian hari, hingga kelahiran mati (stillbirth).

Jadi, ada baiknya untuk mencegah terjadinya diabetes gestasional dengan melakukan pemeriksaan gula darah sebelum dan saat hamil, serta menerapkan pola hidup yang sehat, rutin berolahraga, dan lakukan konsultasi berkala dengan dokter kandungan.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.