• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

DON'T CELEBRATE TOO EARLY

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Pada sebuah ajang balap sepeda tingkat dunia di Abu Dhabi, seorang atlet mengerjakan kesalahan yg akan ia kenang seumur hidupnya. Bagaimana tidak, ia hampir saja memenangkan perlombaan tersebut kalau bukan karena kelalaiannya sendiri.

Apa sebenarnya yg ia lakukan? Yaitu merayakan kemenangan terlalu cepat! Ia adalah Caleb Ewan dari Australia yg sudah berjuang keras sepanjang putaran hingga akhirnya sukses jadi yg terdepan.

Sebenarnya ia belum betul-betul menyelesaikan pertandingan, karena masih ada sedikit lagi jarak tempuh yg harus ia tuntaskan. Namun dengan begitu percaya diri kakinya berhenti mengayuh sepeda & tangannya dikepalkan seraya diangkat sebagai simbol kemenangan.

Tentu saja perbuatan ini mengakibatkan lajunya melambat, & berhasil dimanfaatkan dengan cermat oleh Marcel Kittel dari Jerman untuk mengunggulinya tepat pada detik-detik terakhir!

Kerja keras Caleb Ewan akhirnya kandas. Pelajaran besarnya adalah jangan mengerjakan hal merugikan di titik akhir yg dapat menyebabkan perjuangan panjang tersebut sia-sia.

Analogi ini kompak sekali dengan hadist Rasulullah dalam riwayat Al-Imam Thabrani,



Betapa banyak orang yg berpuasa namun dia tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya tersebut kecuali rasa lapar & dahaga.

Para ulama memiliki banyak ragam dalam menjelaskan apa gerangan yg terjadi pada orang yg dijelaskan Rasulullah tersebut. Salah satu yg alasannya dijabarkan dalam kitab Fawaid Mukhtaroh adalah,



"(Penyebabnya) karena orang itu berbuka puasa dengan sesuatu yg haram."

Perhatikan dengan seksama apa yg kita makan ketika berbuka puasa. Apakah makanan tersebut haram, atau mungkin berasal dari sumber penghasilan yg haram. Jika hal itu terjadi, maka sia-sialah puasa kita.

Kesimpulannya, momen berbuka puasa bukanlah akhir segalanya. Momen tersebut masih bagian dari pertandingan. Maka kita jangan merayakan kemenangan terlalu cepat!

Selain berbuka dengan yg haram, sebaiknya kita juga jangan berbuka secara berlebihan, & jangan makan terburu-buru. Perlakukan momen buka puasa dengan penuh adab & sunnah.

Karena dapat saja kerja keras kita menahan lapar & dahaga di siang hari akhirnya kandas. Ingat sering supaya jangan mengerjakan hal merugikan di titik akhir yg dapat menyebabkan perjuangan panjang tersebut sia-sia. Hari ini 16:57
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.