T!T!~ch@/\/
IndoForum Banned
- No. Urut
- 1035
- Sejak
- 11 Mei 2006
- Pesan
- 21.523
- Nilai reaksi
- 1.324
- Poin
- 113
CURUG - Satu dari empat orang yang terkena flu babi ternyata berprofesi sebagai dokter hewan yang bekerja di Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Tangerang.
Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr Yully S Dewanti mengatakan, empat orang tersebut adalah W (44), I (38), R (4) dan L (14). Mereka yang masih dalam satu keluarga itu tinggal dalam satu rumah.
"Mereka terserang flu babi dalam waktu yang cepat," ucapnya, Selasa (15/7/2009).
Dia mengungkapkan, W adalah dokter hewan yang bekerja di Distanak Kabupaten Tangerang. Sementara I merupakan adik W yang bekerja sebagai PNS Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.
R merupakan anak W dan L adalah keponakan W. Selama ini, lanjutnya, W sering memberikan sosialisasi antisipasi penularan penyakit hewan ternak seperti flu babi dan flu burung di beberapa kantor dinas dan kantor kecamatan.
Proses penularan bermula ketika suhu tubuh W dan tiga anggota keluarganya tiba-tiba tinggi. Selama berada di rumahnya di Curug, W pernah melakukan kontak langsung dengan I, R, dan L.
"Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif flu babi," imbuhnya.
Dari keterangan W, dia tidak pernah melakukan kontak langsung penderita flu babi dan bersentuhan langsung dengan babi maupun bepergian keluar negeri.
"Ini yang masih kita telusuri bagaimana mereka bisa terkena flu babi," pungkasnya.
Kabid Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr Yully S Dewanti mengatakan, empat orang tersebut adalah W (44), I (38), R (4) dan L (14). Mereka yang masih dalam satu keluarga itu tinggal dalam satu rumah.
"Mereka terserang flu babi dalam waktu yang cepat," ucapnya, Selasa (15/7/2009).
Dia mengungkapkan, W adalah dokter hewan yang bekerja di Distanak Kabupaten Tangerang. Sementara I merupakan adik W yang bekerja sebagai PNS Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.
R merupakan anak W dan L adalah keponakan W. Selama ini, lanjutnya, W sering memberikan sosialisasi antisipasi penularan penyakit hewan ternak seperti flu babi dan flu burung di beberapa kantor dinas dan kantor kecamatan.
Proses penularan bermula ketika suhu tubuh W dan tiga anggota keluarganya tiba-tiba tinggi. Selama berada di rumahnya di Curug, W pernah melakukan kontak langsung dengan I, R, dan L.
"Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif flu babi," imbuhnya.
Dari keterangan W, dia tidak pernah melakukan kontak langsung penderita flu babi dan bersentuhan langsung dengan babi maupun bepergian keluar negeri.
"Ini yang masih kita telusuri bagaimana mereka bisa terkena flu babi," pungkasnya.