• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Dodi Tewas dengan Beberapa Luka Bacok

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. hendladi
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

hendladi

IndoForum Beginner D
No. Urut
113568
Sejak
15 Jan 2011
Pesan
685
Nilai reaksi
2
Poin
18
2322404620X310.jpg


JAKARTA, KOMPAS.com - Tawuran antarkelompok pemuda di Jalan Baru, Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (30/1/2011) malam, menelan korban jiwa. Dodi (23) meregang nyawa beberapa saat tiba di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja. Warga RT 12/15 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara itu tewas dengan beberapa luka bacok di tubuhnya.

Hingga Senin (31/1/2011) malam aparat Polsek Cilincing masih melakukan penyelidikan atas insiden tersebut. Polisi pun belum bisa memastikan latar belakang tawuran antarkelompok pemuda itu. Kapolsek Cilincing, Komisaris Polisi Tuhana mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini. Beberapa tetangga Dodi memastikan, Dodi adalah korban salah sasaran dari kelompok yang terlibat tawuran.

Didapat keterangan, ketika itu Dodi (23) bersama teman-temannya tengah nongkrong di dekat gerobak martabak di Jalan Baru, Cilincing. Tiba-tiba saja terjadi keributan antarkelompok pemuda. Bahkan menurut salah seorang warga, terdengar beberapa kali letusan tembakan yang diduga dilepaskan petugas polisi untuk membubarkan massa yang terlibat keributan.

Kelompok pemuda yang terlibat tawuran itu akhirnya membubarkan diri. Beberapa saat kemudian warga mendapati Dodi sudah terkapar dengan luka di tubuhnya. Budi (29), kerabat Dodi mengatakan, diriya tidak mengetahui persis peristiwa yang menimpa adik bungsunya itu.

"Tahu-tahu teman-temannya membawa adik saya ke rumah sudah berlumurah darah. Terus sava bawa dia ke RSUD Koja," ungkap Budi.

Mengutip keterangan teman-temannya, Budi mengatakan, saat itu Dodi sedang berjalan kaki bersama teman-temannya. Namun, pada saat yang bersamaan terjadi tawuran tidak jauh dari posisi keberadaan Dodi dan teman-temannya. Tiba-tiba saja sekelompok pemuda menyerang Dodi dengan membabi buta. Sementara teman-teman Dodi selamat.

Lurah Cilincing Seran Hambali mengatakan, tawuran antarkelompok pemuda di Cilincing kerap kali terjadi. Hampir setiap Minggu bisa terjadi satu sampai dua kali tawuran.

Seran menjelaskan, tawuran itu lebih dipicu oleh masalah ekonomi dan tingginya angka pengangguran. Menurut Seran, mereka yang terlibat tawuan umumnya anak muda yang putus sekolah. Atas kondisi ini pihaknya sudah berkali-kali mempertemukan RT, RW, tokoh masyarakat, untuk meminimalisasi kejadian ini. "Namun, sampai saat ini masalah tersebut masih saja terjadi," kata Seran.

Saat ini, ungkap Seran, pihaknya sudah merangkul seluruh karang taruna untuk terlibat meminimalisasi terjadinya tawuran di wilayahnya. "Kami akan mengajak para pemuda untuk melakukan semacam siskamling," ujar Seran.

Beberapa warga meminta aparat kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku penganiayaan ini. "Siapa pun yang terlibat tawuran harus ditangkap. Lagi pula sebetulnya polisi sudah mengetahui orang-orang yang menjadi provokatornya," ujar Bunyamin (40).

Warga lainnya, Jaya (39), mengatakan, tawuran tersebut bukan yang kali pertama. Dirinya yakin polisi sudah hafal dengan orang-orang yang terlibat atau mengetahui pelaku saat kejadian.

"Tapi sampai saat ini tidak pernah satu orang pun yang harusnya ditangkap, belum diringkus," katanya. Sekarang ini yang dibutuhkan warga adalah keberanian dan ketegasan polisi untuk menangkap pelaku tawuran.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.