• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita DKK SUKOHARJO Waspdai Ledakan ISPA Dan Diare

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
ObQgB.jpg
SUKOHARJO--Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo mewaspadai ledakan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan diare menyusul perubahan musim dalam satu sampai dua bulan ke depan. DKK memprediksi peningkatan kasus dua penyakit tersebut selama Juni dan Juli.

Kepala DKK Sukoharjo, dr Guntur Subyantoro, menyebutkan perubahan musim menyebabkan perubahan keseimbangan faktor lingkungan dan agen penyakit yang mendukung munculnya kasus ISPA serta diare . Selain itu pada periode yang sama daya tahan tubuh justru lebih labil sebagai konsekuensi penyesuaian diri.

“Dengan musim hujan sedikit mundur ini, selama Mei barangkali belum terlalu terlihat peningkatan kasus. Tetapi harus diwaspadai adanya kemungkinan tren peningkatan tajam kasus ISPA dua bulan ke depan pada Juni atau Juli,” ungkap Guntur saat dihubungi Solopos.com melalui telepon genggamnya, Kamis (17/5/2012).

Guntur menegaskan sudah memerintahkan seluruh Puskesmas di Kabupaten Sukoharjo agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi peningkatan risiko penularan penyakit saat periode perubahan musim. Instruksi serupa diteruskan sampai bidan desa dan kelompok kerja (Pokja) desa siaga di tingkat desa atau kelurahan.

“Kami tekankan sistem kewaspadaan dan tindakan dini (SKTD) dan pemantauan wilayah setempat. Mulai Puskesmas di-breakdown ke bidan desa dan pokja dan yang tak kalah penting warga sendiri,” ujarnya.
Kepala Bidang (Kabid) Promosi Kesehatan, Gizi, dan Pembiayaan Kesehatan DKK Sukoharjo, dr Indarto, menambahkan cara efektif menekan penularan penyakit adalah penerapan pola hidup bersih dan sehat. Seperti risiko terjangkit diare, kata dia, hal itu bisa diminimalisasi dengan cuci tangan menggunakan sabun.


solopos
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.