Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto tidak mau berandai-andai untuk melanjutkan jabatannya periode 2009 - 2014 karena keputusan itu merupakan kewenangan Presiden RI.
"Saya tidak mau berandai-andai, tetapi saya akan tetap menjalankan tugas sampai akhir jabatan 20 Oktober 2009," kata Menteri PU yang dijumpai wartawan usai menerima sejumlah penulis yang tergabung di dalam "Masyarakat Penulis bidang Pekerjaan Umum dan Permukiman" di Jakarta, Jumat.
Menteri PU membenarkan apabila jabatan menteri setara dengan menjalankan tugas negara, tetapi sebagai menteri yang menjabat juga tidak boleh mendahului Presiden dalam menyusun Kabinet.
Menteri PU mengatakan, Presiden Jumat (16/10) ini mengundang semua menteri Kabinet Indonesia Bersatu untuk pesta perpisahan sebelum mengakhiri masa jabatan pada 20 Oktober.
Menteri PU mengatakan, menjelang akhir jabatan dirinya akan menyempatkan untuk meremsikan beroperasinya sejumlah proyek di sejumlah daerah. "Masih ada waktu tiga hari akan saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
http://www.lebihcepat.com/politik/37-politik/6571-djoko-kirmanto-tidak-mau-berandai-andai.html
"Saya tidak mau berandai-andai, tetapi saya akan tetap menjalankan tugas sampai akhir jabatan 20 Oktober 2009," kata Menteri PU yang dijumpai wartawan usai menerima sejumlah penulis yang tergabung di dalam "Masyarakat Penulis bidang Pekerjaan Umum dan Permukiman" di Jakarta, Jumat.
Menteri PU membenarkan apabila jabatan menteri setara dengan menjalankan tugas negara, tetapi sebagai menteri yang menjabat juga tidak boleh mendahului Presiden dalam menyusun Kabinet.
Menteri PU mengatakan, Presiden Jumat (16/10) ini mengundang semua menteri Kabinet Indonesia Bersatu untuk pesta perpisahan sebelum mengakhiri masa jabatan pada 20 Oktober.
Menteri PU mengatakan, menjelang akhir jabatan dirinya akan menyempatkan untuk meremsikan beroperasinya sejumlah proyek di sejumlah daerah. "Masih ada waktu tiga hari akan saya manfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya.
http://www.lebihcepat.com/politik/37-politik/6571-djoko-kirmanto-tidak-mau-berandai-andai.html