• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Divonis 15 Tahun, Pembunuh ABG Cengengesan

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
VxC8P.jpg

Alfiansyah alias Beben (24), terdakwa kasus pembunuhan sadis disertai perkosaan terhadap Dwi Julianti (17) di Depok Jawa Barat, Minggu 8 Januari 2012 lalu, akhirnya divonis 15 tahun penjara.

Tak puas dengan hasil keputusan hakim, yang dinilai kurang adil, pihak keluarga korban pun langsung berteriak histeris dan menghujat hakim di akhir persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Depok, Senin 30 Juli 2012.

"Saya tidak terima, kalian polisi dan hakim sama saja. Mana ini barang bukti baju anak saya tidak dipelihatkan. Saya kecewa," teriak Jenunah, ibunda korban dengan histeris. Aparat langsung mengamankan terdakwa dari kemungkinan amukan keluarga.
Berbeda dengan keluarga korbannya, Beben malah terlihat santai. Tanpa merasa bersalah, Beben bahkan terlihat cengengesan sambil sesekali tos dengan sejumlah terdakwa lainnya saat akan dimasukkan ke mobil tahanan. "Cuma 15 tahun cuy, hahaha," kata Deden.

Seperti yang diketahui, aksi nekat Alfiansyah atau Beben 24 tahun, terjadi pada Minggu 8 Januri lalu. Terdakwa nekat menghabisi nyawa Dwi Julianti, ABG 17 tahun lantaran bermotif dendam karena telepon genggamnya diambil.

Sebelum tewas, Dwi terlebih dulu disiksa dengan cara dibenturkan kepalanya ke aspal dan diseret di Jalan Mangga, Rt 01 Rw 02, Kel. Pondok Terong, Kecamatan Pancoran Mas, Depok Jawa Barat sekitar pukul 04.00 dinihari. Saat itu kondisi jalan setapak itu sepi. Pelaku juga sempat memperkosa korban.

Setelah korbannya sudah tak bernyawa, Beben kemudian membuangnya di sebuah lahan kosong tak jauh dari lokasi pembantaian. Warga kemudian menemukan jasad korban dalam kondisi nyaris bugil.

Setelah sempat buron, Beben akhirnya diringkus di kawasan Jakarta Pusat, dua hari kemudian. Belakangan diketahui, Beben dikenal sebagai pencopet yang kerap berulah di kawasan Depok dan Jakarta.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.