roughtorer
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 44416
- Sejak
- 24 Mei 2008
- Pesan
- 6.755
- Nilai reaksi
- 175
- Poin
- 63
Kamis, 13 November 2008 | 14:21 WIB
LUCKNOW,KAMIS--Seorang biksu Hindhu, Rabu (12/11), ditahan oleh polisi India yang menyelidiki gelombang serangan bom yang menewaskan lebih dari 200 orang tahun ini.
Pria berusia 36 tahun, kepala sebuah biara Hindhu itu dituduh bersekongkol dalam serangan terhadap sebuah kota yang banyak dihuni warga Muslim sekitar 300km timur kota pelabuhan Mumbai. Serangan bom yang terjadi September lalu itu menewaskan empat orang.
Polisi mengatakan pria itu Sudhakar Dwivedi, yang sering menggunakan nama samaran Swami Amritanand , ditangkap di Kanpur, negara bagian Uttar Pradesh, India utara, sekitar 800 km jauhnya dari lokasi ledakan di Malegaon.
Awal bulan ini, empat warga Hindhu lainnya, salah seorang dari mereka seorang perwira senior angkatan darat ditangkap sehubungan dengan serangan di Malegaon dan ledakan bom kedua di Modasa, lebih dari 300km utara Mumbai.
Dalam tahun ini telah terjadi ledakan-ledakan bom di kota-kota besar Bangalore, New Delhi dan Jaipur. Selama bertahun-tahun, serangan serangan bom di India sebagian besar dipersalahkan oleh pihak aparat keamanan pada kelompok Islam yang berusaha menimbulkan kebencian antara mayoritas Hindhu dan minoritas Muslim. Polisi menahan lusinan warga Muslim yang mereka duga terlibat dalam serangan-serangan itu.
Pada Oktober, lebih dari 80 orang tewas ketika 11 bom melanda negara bagian Assam termasuk kota utamanya Guwahati. Sebuah kelompok Islam mengaku bertanggungjawab atas serangan itu. Pada Agustus, dua tersangka anggota kelompok garis keras Hindhu tewas ketika berusaha membuat sebuah bom di kota Kanpur, di utara.
LUCKNOW,KAMIS--Seorang biksu Hindhu, Rabu (12/11), ditahan oleh polisi India yang menyelidiki gelombang serangan bom yang menewaskan lebih dari 200 orang tahun ini.
Pria berusia 36 tahun, kepala sebuah biara Hindhu itu dituduh bersekongkol dalam serangan terhadap sebuah kota yang banyak dihuni warga Muslim sekitar 300km timur kota pelabuhan Mumbai. Serangan bom yang terjadi September lalu itu menewaskan empat orang.
Polisi mengatakan pria itu Sudhakar Dwivedi, yang sering menggunakan nama samaran Swami Amritanand , ditangkap di Kanpur, negara bagian Uttar Pradesh, India utara, sekitar 800 km jauhnya dari lokasi ledakan di Malegaon.
Awal bulan ini, empat warga Hindhu lainnya, salah seorang dari mereka seorang perwira senior angkatan darat ditangkap sehubungan dengan serangan di Malegaon dan ledakan bom kedua di Modasa, lebih dari 300km utara Mumbai.
Dalam tahun ini telah terjadi ledakan-ledakan bom di kota-kota besar Bangalore, New Delhi dan Jaipur. Selama bertahun-tahun, serangan serangan bom di India sebagian besar dipersalahkan oleh pihak aparat keamanan pada kelompok Islam yang berusaha menimbulkan kebencian antara mayoritas Hindhu dan minoritas Muslim. Polisi menahan lusinan warga Muslim yang mereka duga terlibat dalam serangan-serangan itu.
Pada Oktober, lebih dari 80 orang tewas ketika 11 bom melanda negara bagian Assam termasuk kota utamanya Guwahati. Sebuah kelompok Islam mengaku bertanggungjawab atas serangan itu. Pada Agustus, dua tersangka anggota kelompok garis keras Hindhu tewas ketika berusaha membuat sebuah bom di kota Kanpur, di utara.
