• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Diskusi: Haruskah Bertahan dalam Pertemanan yg Melelahkan?

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Diskusi: Haruskah Bertahan dalam Pertemanan yg Melelahkan?

Pernah nggak sih secara tiba-tiba, tanpa sadar anda terjebak dalam lingkup pertemanan yg sangat melelahkan? Saya pernah, & saya tidak harap mengulanginya kembali.


Untungnya sekarang saya sudah terbebas, cuma saja kalau melihat kebelakang & mengingat pengalaman yg saya rasakan dulu, menciptakan saya heran. Kok dapat?​


Pertemanan yg awalnya berjalan dengan normal, lambat laun berubah, & ketika sadar, kita sudah terjebak terlalu dalam. Pertemanan yg tidak dilandasi dengan pemahaman untuk saling memberi, tetapi egoisme, & dalam model pertemanan seperti itu, salah satu pasti jadi korban.

Setelah saya keluar dari lingkaran toksik tersebut, saya sadar apa yg jadi problem. Dan ternyata, diri saya sendiri juga jadi salah satu penyebab. Ada yg tau apa?​


Permisif.
Diskusi: Haruskah Bertahan dalam Pertemanan yg Melelahkan?


Itulah kesalahan terbesar saya.

Padahal saya sebenarnya tipe orang yg cukup tegas, tidak ya tidak. Tapi ketika kita terjebak dalam mengatakan teman, tanpa sadar kita jadi lebih lunak. Dan saat kita mengizinkan satu kesalahan terjadi, bagi beberapa teman, itu dijadikan peluang. Satu kesalahan jadi dua, dua jadi tiga, tiga jadi tidak terhingga, sehingga kita membiarkan teman kita mengerjakan kesalahan berulang kali kepada kita tanpa menciptakan mereka bertanggung jawab, entah dalam bentuk permintaan maaf, maupun hal lain, semua demi pertemanan.


Apakah saya salah? Jelas salah. Apakah mereka salah? Jauh lebih salah.


Kenapa? Karena itu artinya mereka tidak pernah, sekalipun, sejak awal, menganggap saya sebagai teman. Teman tidak memperlakukan temannya seperti itu. Waktu itu, saya terlalu bodoh untuk sadar bahwa saya sedang dimanfaatkan. Akhirnya saya berada di titik puncak, dimana cukup ya cukup, & saya memilih untuk menjauh.​


Itu adalah keputusan yg sulit, tetapi akan terus saya ambil. Haruskah bertahan dalam pertemanan yg melelahkan?

Tidak.


Rumus utama dalam pertemanan adalah give and take,memberi & mengambil secara seimbang. Jika anda menemui dirimu berada dalam pertemanan dimana anda tidak jadi dirimu sendiri, anda harus sering mengalah, apa yg anda rasakan tidak didengarkan, & anda tidak sekalipun merasa gembira ketika berjumpa dengan temanmu, maka: Kaburlah.


Lebih baik pergi untuk mempertahankan kewarasan diri, daripada bertahan tetapi menjual jati diri.


Semoga tulisan ini menolong untuk teman-teman, Gan, & Sis yg mengalami nasib yg sama. Sekian, terima kasih!​
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.