• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Dishubkominfo Usulkan Fly Over Jl dr Radjiman

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
ZjTes.jpg

SOLO — Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Solo menilai Jl dr Radjiman, Laweyan tidak memenuhi standarisasi jalan provinsi/ nasional. Dishubkominfo mengusulkan pembangunan fly over atau jalan lingkar guna mengatasi kepadatan lalu lintas di sana.

Demikian disampaikan Kepala Dishubkominfo Yosca Herman Soedrajad ketika dijumpai wartawan di ruang kerjanya, Rabu (28/5/2013). Herman mengakui tidak bisa berbuat banyak ihwal kondisi jalan di Jl dr Radjiman yang dikhawatirkan bakal merusak kawasan cagar budaya. Hal ini lantaran dilalui kendaraan bertonase besar.

“Mau dilewatkan mana lagi. Satu-satunya jalan ya itu. Kecuali, ada jalan lingkar selatan,” ujar Herman.

Herman menuturkan kondisi jalan di Jl dr Radjiman merupakan jalan provinsi atau nasional. Namun kondisinya tidak ideal dan tidak memenuhi standarisasi untuk status jalan provinsi. Idealnya, Herman menerangkan mestinya ada median jalan, jalur lambat, lebar jalan 10 meter serta terdapat empat lajur.

“Tapi di sana (Jl dr Radjiman) lebarnya saja kecil. Tidak ada jalur pemisahnya, jadi rawan kecelakaan,” tuturnya.

Herman menuturkan Kota Solo sudah selayaknya memiliki jalan lingkar utara maupun selatan. Selama ini, dia menambahkan jalan provinsi maupun nasional berdampingan dengan jalan kota. Akibatnya terjadi kepadatan lalu lintas di jalan-jalan perkotaan. Dia mencontohkan kepadatan lalu lintas dari bundaran Baron hingga Jongke yang dilalui kendaraan bertonase tinggi berimbas pada kepadatan lalu lintas di jalan kota. Kondisi sama juga terjadi di Jl Brigjen Katamso.

Pembangunan jalan lingkar utara yang mandek hingga di perempatan Mojosongo, menyebabkan kepadatan lalu lintas di jalan tersebut.

“Solo sudah layak punya jalan lingkar. Kalau tidak ya solusinya fly over. Tapi ini tergantung provinsi dan pusat, kami hanya sekedar usulkan,” katanya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.