• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Disebut Kampung Mati Ini Mitos & Misteri yg Beredar

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Disebut Kampung Mati Ini Mitos & Misteri yg Beredar

Sumber Link


Kurang lebih 8 tahun silam. Kejadian yg terjadi 80 tahun kebelakang, kembali terjadi pada bulan April 2013. Fenomena tanah bergerak seakan jadi kenangan suram untuk Ane, umumnya untuk semua warga.


Kampung Cigintung, terletak di Majalengka. Mengapa disebut Kampung Cigintung? Menurut orang tua zaman dulu, ada sebuah pohon yg tumbuh besar, sangat besar. Diameternya, kalau dipeluk dapat hingga sepuluh orang dewasa. Kebayang gak, tuh, segimana besarnya? Dan dari nama pohon itulah Kampung itu di namakan, yaitu Gintung yg kemudian awalannya ditambahkan 'Ci'.



Disebut Kampung Mati Ini Mitos & Misteri yg Beredar

Detik6.com



Setelah kejadian suram itu, yg kami sebut musibah. Banyak sekali wara-wiri penyebab terjadinya tanah bergerak & mitos-mitos beredar.



Berbagai opini yg Ane tangkap dari perbincangan Warga;


Pertama, karena adanya seekor Monyet yg meminta minum kepada salah seorang Warga, tetapi dia tidak memberinya minum. Kemudian Monyet mengutuk Kampung itu & terjadilah tanah bergerak.
Tentunya itu mitos, ya, GanSis. Hari gini masih percaya mitos kek gitu, mending ke laut aja!





Kedua, menurut orang tua zaman dulu, ada 2 batu akbar yg jadi penahan Kampung Cigintung. Batu yg perdana namanya Batu Gimbal, batu itu diyakini penahan Kampung dari bagian ujung atas. Kenapa disebut batu Gimbal? Karena wujud batunya memang gimbal, seperti rambut gimbal.
Entahlah, itu mitos atau fakta. Setiap orang memiliki keyakinan sendiri-sendiri, kan? Kalo menurut Ane, sih mitos.




Ketiga, batu penahan dari ujung Kampung yg disebut batu Angun sudah hancur & tidak kuat lagi menahan beban Kampung.
Ini pasti mitos lagi, ya, GanSis?





Keempat, menurut penelitian pakar alam, fenomena tanah bergerak ini terjadi karena di bawah tanah terdapat air sehingga menyebabkan tanah jadi lembek & memicu tanah bergerak juga longsor.
Kalau ini pastinya fakta, ya. Soalnya Ane sangat tahu bagaimana keadaan Kampung Cigintung.




Ketika kemaraupun di Kampung Ane tidak pernah kekurangan air. Sawah-sawah juga sering terairi dengan sempurna. Saking banyaknya sumber air, hingga-hingga setiap rumah punya satu Balong (Empang) & pancuran (Kamar mandi yg terbuat dari bambu yg dianyam atau bilik bambu). Mungkin itu salah satu penyebabnya tanah jadi lembek & gampang longsor.



Kelima, akibat banyak Rentenir. Kalau ini mungkin berhubungan dengan dosa pribadi, selama yg beberapa tidak terlibat. Perihal dosa cuma Sang Maha Pencipta yg tahu, kita cuma harus menerima dengan ikhlas apapun musibah yg terjadi.



Selain itu, banyak juga kejadian-kejadian ghaib yg masih jadi rahasia hingga sekarang.

Banyaknya Situ (Danau) yg terbuat dengan sendirinya, mengundang para pengunjung untuk memancing karena ikannya juga besar-besar. Namun, ada saja yg kejadian aneh terjadi pada para pemancing. Misalnya; ada sosok aneh dalam mimpi & meminta supaya ikan yg dipancing supaya dikembalikan ke tempat asalnya. Ada juga yg Kasibat (diusap jin & sejenisnya). Bahkan ada yg melihat Situ penuh dengan ikan, padahal Situ itu tidak sengaja dijadikan ternah ikan.



Bukan itu saja, ada juga tempat-tempat yg menunjukkan penampakan seperti Ular, Harimau & lainnya.


Penampakan Ular itu aneh & biasanya terlihat menjelang Dzuhur. Ada yg menyebut Ular Gendang, karena bentuknya lonjong seperti gendang & matanya akbar seperti bola kasti. Ada juga yg melihat Harimau & itu diyakini penunggu Makam Keramat atau biasa disebut Makam Eyang Karta Brani.


Kampung Cigintung sekarang benar-benar terbengkalai & disebut Kampung Mati. Hanya ada akses jalan itupun baru diperbaiki baru-baru ini.



Disebut Kampung Mati Ini Mitos & Misteri yg Beredar

Sumber Gambar Kemarin 23:32
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.