• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Dirut PLN Pernah Hukum Pegawainya "Push Up" 20 Kali

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
HKzEt.jpg
Direktur Utama PT Saratoga Investama Sedaya Tbk Sandiaga Uno menjelaskan proyek PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Sarulla mangkrak selama 20 tahun. Sandiaga bercerita bahwa Direktur Utama PT PLN Nur Pamudji pernah marah kepada karyawan yang tidak bekerja dengan baik melakukan proyek Sarulla.

"Pak Nur Pamudji (Direktur Utama PT PLN) sampai menghukum datang kesana dan suruh pegawainya push up 20 kali," ujar Sandiaga di Refleksi MP3EI JCC, Rabu (3/9/2014).

Sandiaga memaparkan proyek dengan investasi 1,2 billion dollar AS selalu kesulitan dengan pembiayaan. Sandiaga pun mengaku heran pasalnya skema pembiayaan 70 persen konsorsium dan 30 persen dibiayai oleh pemegang saham.

"Melihat skema itu neraca perdagangan tidak membebani investor," ungkap Sandiaga.

Sandiaga mengatakan, hal yang perlu dilakukan untuk proyek tersebut memberikan skema uncoporated joint venture. Namun, untuk mengaplikasi skema pembiayaan tersebut membutuhkan pemangkasan birokrasi.

"Harus sedikit birokrasinya. Kita butuh revolusi mental untuk pemangkasan birokrasi," kata Sandiaga.

Sandiaga menambahkan, jika birokrasi bisa disederhanakan, otomatis proyek Sarulla yang berada di Tapanuli Utara bisa segera bekerja. "Pemangkasan birokrasi bisa sampaigroundbreaking di bawah 3 tahun," kata Sandiaga.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.