yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
YOGYAKARTA– Bandara Adisutjipto Yogyakarta kemarin siang sempat ditutup untuk penerbangan komersial. Penutupan ini dilakukan karena dipakai untuk latihan aerobatik oleh Akademi Angkatan Udara (AAU).
Akibatnya, dua penerbangan harus delay dan ditunda penerbangannya. Penutupan sementara bandara ini terjadi pukul 10.30–11.30 WIB.“Informasinya ada latihan aerobatik AAU sehingga penerbangan komersial ditutup sementara,” kata Asisten Manager Sistem Informasi Data Lapangan dan Humas Faizal Indra Kusuma. Adanya penutupan ini telah mengganggu jadwal penerbangan dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta.Tiga penerbangan dari Yogyakarta tertunda (delay), yakni Sriwijaya Air tujuan Jakarta yang mestinya terbang pukul 10.30 WIB dan lain Air tujuan Jakarta pukul 10.50 WIB.
“Untuk yang turun belum ada kepastian,” ungkapnya. Manajer Operasional PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta mengatakan penutupan ini tidak banyak berpengaruh terhadap pelayanan kepada masyarakat. Sebab, bandara yang ada selama ini digunakan untuk kepentingan militer dan komersial. Ketika ada kepentingan militer, penerbangan komersial harus mengalah. “Kita sudah komunikasikan kepada maskapai dan tidak ada masalah,”ujarnya. Penutupan bandara untuk kegiatan seperti ini bukanlah kali pertama. Penutupan seperti ini sering terjadi karena bandara Adisutjipto dipakai untuk kepentingan militer dan komersial.
Kondisi seperti ini menjadi salah satu faktor untuk segera membangun bandara baru di Kulonprogo. Kepala Dishubkominfo Kulonprogo Triyono mengaku pembangunan bandara di Kulonprogo masih detail engineerring design (DED). Pascadisusun master plan, masih ada beberapa rekomendasi yang harus dipenuhi untuk mengajukan izin lokasi. Di kabupaten tengah disusun rencana pembangunan infrastruktur jalan,rel kereta, dan beberapa faktor pendukung yang lain. “Izin lokasi nanti akan diajukan ke gubernur, sedangkan di kabupaten harus ada rekomendasi ketersediaan lahan,” paparnya.
Akibatnya, dua penerbangan harus delay dan ditunda penerbangannya. Penutupan sementara bandara ini terjadi pukul 10.30–11.30 WIB.“Informasinya ada latihan aerobatik AAU sehingga penerbangan komersial ditutup sementara,” kata Asisten Manager Sistem Informasi Data Lapangan dan Humas Faizal Indra Kusuma. Adanya penutupan ini telah mengganggu jadwal penerbangan dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta.Tiga penerbangan dari Yogyakarta tertunda (delay), yakni Sriwijaya Air tujuan Jakarta yang mestinya terbang pukul 10.30 WIB dan lain Air tujuan Jakarta pukul 10.50 WIB.
“Untuk yang turun belum ada kepastian,” ungkapnya. Manajer Operasional PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto Yogyakarta mengatakan penutupan ini tidak banyak berpengaruh terhadap pelayanan kepada masyarakat. Sebab, bandara yang ada selama ini digunakan untuk kepentingan militer dan komersial. Ketika ada kepentingan militer, penerbangan komersial harus mengalah. “Kita sudah komunikasikan kepada maskapai dan tidak ada masalah,”ujarnya. Penutupan bandara untuk kegiatan seperti ini bukanlah kali pertama. Penutupan seperti ini sering terjadi karena bandara Adisutjipto dipakai untuk kepentingan militer dan komersial.
Kondisi seperti ini menjadi salah satu faktor untuk segera membangun bandara baru di Kulonprogo. Kepala Dishubkominfo Kulonprogo Triyono mengaku pembangunan bandara di Kulonprogo masih detail engineerring design (DED). Pascadisusun master plan, masih ada beberapa rekomendasi yang harus dipenuhi untuk mengajukan izin lokasi. Di kabupaten tengah disusun rencana pembangunan infrastruktur jalan,rel kereta, dan beberapa faktor pendukung yang lain. “Izin lokasi nanti akan diajukan ke gubernur, sedangkan di kabupaten harus ada rekomendasi ketersediaan lahan,” paparnya.