• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Dinkes Provinsi Jateng Bagikan 15 Ribu Masker

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
Siyxq.jpg
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah membagikan 15 ribu masker untuk daerah–daerah yang terkena abu vulkanik dari letusan Gunung Kelud. Pembagian masker dilakukan melalui Dinas Kesehatan di Kabupaten/kota yang terkena hujan abu vulkanik.

Plh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Pungky Samhaso, mengatakan, sejumlah wilayah yang diberikan bantuan masker diantaranya Surakarta, Karanganyar, Temanggung hingga Purworejo. Selain bantuan masker dari pemerintah provinsi, masing–masing dinas kabupaten/kota juga memberikan bantuan masker secara mandilu.

“Dari provinsi tadi siang kita bagikan sekitar 15 ribu. Kemudian tadi ada dari Salatiga dan Purworejo juga membagikan masker sebanyak 7.000,” ujarnya kepada Okezone jumat (14/2/2014)

Pungky mengatakan, abu vulkanik ini cukup membahayakan bagi kesehatan, khususnya untuk pernafasan dan mata. Untuk itu warga diminta melindungi diri saat bepergian keluar rumah.

“Ini berdampak bagi pernafasan bisa menyebabkan batuk dan juga sakit mata. Kami himbau masyarakat bisa menjaga diri, dengan menggunakan masker, kacamata atau paying saat keluar rumah,”ujarnya.

Pihaknya juga telah menyiapkan tenaga di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di daerah, untuk mengantisipasi peningkatan pasien akibat hujan abu vulkanik ini.

“Kita sudah minta tenaga medis bersiaga di rumah sakit maupun di puskesmas, untuk antisipasi peningkatan pasien. Sampai sekarang belum ada indikasi peningkatan,” pungkasnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.