• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Dikira Tukang Ojek, Wartawan Ditampar Guru

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
b1L.jpg
Dominikus Nonis saat menyerahkan laporan kepada polisi terkait penganiayaan yang dilakukan oknum guru taman kanak-kanak berinisial LT.​
Menyusul insiden motor yang nyaris bertabrakan, seorang guru Taman Kanak-Kanak (TK) berinisial LT naik pitam dan menampar Dominikus Nonis, wartawan salah satu tabloid daerah hingga wajahnya mengalami luka lecet dan bengkak.

Merasa tak bisa menerima dengan penganiayaan yang diterima dari seorang wanita, sang wartawan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Dominikus Nonis, Rabu (3/10/2012) mengatakan, peristiwa penganiayaan terhadap dirinya bermula saat dirinya menuju Kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten TTU.

"Saat saya hendak masuk pintu gerbang kantor PPO, dari arah dalam muncul LT juga dengan motornya sehingga nyaris bertabrakan dengan saya, karena LT nyalakan lampu sein ke arah kanan, tetapi jalannya ke arah kiri. Beruntung kami berdua langsung rem sehingga tidak jadi tabrakan. Setelah itu LT karena emosi lantas memaki saya, sehingga saya sempat tegur LT untuk jangan maki sembarangan. Rupanya teguran saya itu tidak diterima oleh LT yang kemudian menampar saya sebanyak empat kali," kata Nonis.

Setelah dirinya ditampar, Nonis pun langsung mengambil kartu pengenal dan menunjukan kepada LT kalau dirinya adalah wartawan. LT pun langsung meminta maaf, karena dikiranya Nonis adalah tukang ojek. Permintaan maaf LT diterima oleh Nonis, namun ia tetap melaporkan kasus itu ke polisi.

LT belum berhasil dikonfirmasi. Namun, Kepala Polres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha mengatakan akan menindaklanjuti semua laporan yang masuk ke polisi.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.