• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Berita Digertak napi teroris, petugas Lapas Nusakambangan 'down'

galau adv

IndoForum Beginner A
No. Urut
281582
Sejak
25 Jun 2013
Pesan
1.172
Nilai reaksi
24
Poin
38
ks61c.jpg
Polres Cilacap menambah personel pengamanan di Pulau Nusakambangan pascaterungkapnya foto pembaiatan paham Islamic State of Iraq and Syria/Islamic State (ISIS/IS) oleh terpidana kasus terorisme ustaz Abu Bakar Ba'asyir di Lembaga Pemasyarakatan Pasir Putih.

"Penambahan saat jam besuk. Kalau patroli tetap kami lakukan," kata Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Andry Triaspoetra di Cilacap, Jawa Tengah, seperti diberitakan Antara, Kamis (07/08).

Menurut dia, pihaknya pada hari Rabu (6/8) diundang untuk menghadiri rapat koordinasi di Lapas Kelas I Batu, Pulau Nusakambangan, guna membahas permasalahan tersebut.

Dari rapat koordinasi tersebut, kata dia, pihaknya mengetahui kesulitan-kesulitan petugas lapas dalam menangani napi kasus terorisme.

"Bahkan, mereka sendiri (petugas lapas) ternyata morilnya menghadapi napi teroris sudah 'down' karena kalau mereka mengingatkan napi, mereka langsung dibalas begini 'kamu rumahnya di sini ya', 'istri kamu namanya ini ya'," katanya.

Dengan demikian, kata dia, para petugas lapas ketakutan karena napi-napi teroris itu tahu nama-nama keluarga mereka sehingga blok napi teroris tidak pernah dirazia.

Oleh karena itu, lanjut dia, di blok tersebut terjadilah pemotretan dan pembaiatan karena tidak pernah didatangi petugas. Menurut dia, kejadian tersebut sebenarnya tanggung jawab lapas karena polisi hanya bisa berada di ring luar.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah tegas dengan menggelar razia seperti yang dilakukan pada malam Tahun Baru 2014.

"Kami tidak ingin di dalam itu (lapas) ada hal-hal yang tidak boleh di dalam, contohnya bendera ISIS, itu dari mana," katanya.

Menurut dia, pihaknya telah menyelidiki asal muasal bendera ISIS yang ditemukan di Lapas Pasir Putih. Berdasarkan hasil penyelidikan, kata dia, bendera ISIS tersebut berasal dari jilbab yang digunakan pembesuk.

Hal itu diketahui berdasarkan informasi dari napi yang kooperatif dengan Polres Cilacap dan Lapas Pasir Putih. Dalam hal ini, lanjut dia, pembesuk tersebut membawa dua lembar jilbab yang salah satunya merupakan bendera ISIS.

Kapolres mengatakan bahwa pihaknya belum menemukan indikasi mengarah pada keterlibatan petugas dalam kasus ISIS di Lapas Pasir Putih. "Dalam kasus ISIS ini, belum ditemukan (keterlibatan petugas) dan saya yakin 'nggak' ada keterlibatan petugas," katanya.

Terkait telepon seluler berkamera yang digunakan untuk memotret pembaiatan, Kapolres mengakui bahwa hingga saat ini, telepon seluler masih banyak beredar di dalam lapas meskipun telah berulang kali dirazia.

"Oleh karena itu, langkah berikutnya kami akan kumpul seperti malam tahun baru (razia yang digelar pada malam Tahun Baru 2014), namun sasarannya bukan napi teroris, seluruhnya di seluruh lapas," tegasnya.

Menurut dia, razia tersebut akan segera digelar namun belum dapat dipastikan kapan waktunya.

Ridwan Ch Lebih lanjut, Kapolres mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Cilacap terkait permasalahan ISIS tersebut karena disinyalir ada putra-putra Cilacap yang akan berangkat ke Irak. "Kami sedang mencari informasinya," kata dia menegaskan.

Disinggung mengenai kemungkinan telah adanya pemetaan terhadap wilayah yang rawan ISIS, dia mengatakan bahwa seluruh wilayah Cilacap memiliki potensi kerawanan.

Akan tetapi, kata dia, kantong-kantong kerawanan tersebut di antaranya Kroya, Nusawungu dan Binangun.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.