• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Internasional Didier Deschamps ratapi kekalahan 'kejam' Prancis

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Diggie
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Diggie

IndoForum Activist C
No. Urut
287751
Sejak
6 Apr 2020
Pesan
14.371
Nilai reaksi
1
Poin
0
Berikut adalah berita Didier Deschamps ratapi kekalahan 'kejam' Prancis.

Didier Deschamps ratapi kekalahan 'kejam' Prancis


Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps saat seremoni penyerahan trofi Piala Dunia usai final Piala Dunia 2022 di Lusail Stadium, Qatar, 18 Desember 2022. (Photo by Paul ELLIS / AFP) (AFP/PAUL ELLIS)

Kami berpeluang menjuarai Piala Dunia ini pada menit terakhir, tetapi itu tidak terjadiJakarta (ANTARA) - Pelatih Prancis Didier Deschamps mengatakan cara timnya kalah dalam final Piala Dunia melawan Argentina sungguh "kejam" setelah mereka dua kali bangkit dari ketertinggalan dalam laga yg harus diselsaikan dengan adu penalti itu.

"Kami tidak sebagus dalam 60 menit perdana melawan lawan berkualitas tinggi yg memiliki energi lebih banyak, tetapi kami bangkit entah dari mana & membalikkan keadaan yg sangat sulit. Itu menciptakan kami semakin menyesal," mengatakan Deschamps setelah Prancis gagal jadi regu perdana dalam 60 tahun yg mempertahankan trofi pemenang Piala Dunia.

Kylian Mbappe mencetak dua gol dalam dua menit akhir pertandingan untuk membatalkan keunggulan dua gol Argentina & memaksakan perpanjangan waktu.

Dia kembali mencetak gol lagi dari penalti untuk melengkapi hattricknya & kembali menyamakan kedudukan 3-3 setelah Lionel Messi sempat membawa Argentina unggul 3-2.

Randal Kolo Muani hampir mencetak gol pada saat-saat terakhir sebelum Argentina menang 4-2 lewat adua penalti setelah Kingsley Coman & Aurelien Tchouameni gagal menjalankan tugasnya dalam dua penalti itu.

"Kami berpeluang menjuarai Piala Dunia ini pada menit terakhir, tetapi itu tidak terjadi," mengatakan Deschamps.

"Anda harus mengucapkan 'bravo' kepada mereka. Saya tak mau tak menaruh hormat kepada Argentina tetapi ada banyak sekali emosi & pada akhirnya sungguh kejam mengingat kami sudah begitu dekat (untuk jadi juara)," mengatakan Deschamps.

Deschamps mengatakan virus yg menyerang beberapa pemainnya menjelang final sudah menciptakan mereka tampil buruk dalam satu jam perdana laga itu.

"Banyak alasan yg menjelaskan mengapa kami tidak sebaik itu. Beberapa pemain penting kekurangan energi. Memasukkan pemain-pemain lebih muda dengan sedikit pengalaman tetapi lebih segar & berkualitas sudah menmbuat mimpi kami tetap hidup."

"Tapi sayangnya mimpi itu tidak jadi kenyataan," pungkas dia seperti dikutip AFP.

Baca juga: Didier Deschamps arsitek di balik angker & tangguhnya Prancis
Baca juga: Momen-momen penting final Piala Dunia 2022

Berita diatas dikutip dari internet, jika Didier Deschamps ratapi kekalahan 'kejam' Prancis adalah spam, mohon beritahu kami.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.