• Saat ini anda mengakses IndoForum sebagai tamu dimana anda tidak mempunyai akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya diperuntukkan bagi anggota IndoForum. Dengan bergabung maka anda akan memiliki akses penuh untuk melakukan tanya-jawab, mengirim pesan teks, mengikuti polling dan menggunakan feature-feature lainnya. Proses registrasi sangatlah cepat, mudah dan gratis.
    Silahkan daftar dan validasi email anda untuk dapat mengakses forum ini sepenuhnya sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang benar dan cek email anda setelah daftar untuk validasi.
  • Tips kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19:
    • Cuci tangan kamu sesering mungkin;
    • Jaga jarak dengan orang lain minimal 2 meter;
    • Minimalkan kegiatan di luar ruangan.
    Stay safe in your bubble!

Dibanding bahasa Inggris, Mandarin lebih bisa cerdaskan otak?

facebookeb

IndoForum Senior A
No. Urut
210735
Sejak
9 Jan 2013
Pesan
7.471
Nilai reaksi
96
Poin
48
Sebuah studi mengungkapkan bahwa orang yang berbicara bahasa tonal seperti Mandarin atau Kanton menggunakan kedua belah otak mereka - bukan hanya otak kiri. Para peneliti sering menekankan bahwa otak kiri adalah pusat pengolahan primer untuk bahasa.

Menurut penelitian yang diterbitkan di Proceedings for the National Academy of Science, penutur asli bahasa Mandarin dan penutur asli bahasa Inggris keduanya menunjukkan aktivitas di belahan kiri otak. Tetapi, penutur bahasa Mandarin juga memperlihatkan adanya aktivitas di otak kanan, khususnya di daerah yang penting untuk pengolahan musik.

Hasil tersebut didapatkan setelah para peneliti dari Universitas Peking dan universitas lain menganalisis data pencitraan otak dari penutur bahasa Mandarin dan Inggris.

Setidaknya sejak tahun 1950-an, para peneliti di bidang neurolinguistik telah mempertanyakan bagaimana bahasa dapat mempengaruhi persepsi, dan perilaku fisiologis. Studi terbaru ini mendukung satu teori yang muncul, koneksionisme, yang menyatakan bahwa beberapa bahasa memerlukan interaksi di seluruh otak.

"Semua penutur asli bahasa tonal, termasuk Vietnam, Kanton, dan Thailand, lebih menggunakan otak mereka daripada pembicara bahasa non-tonal," terang Gang Peng, peneliti yang terlibat dalam studi tersebut kepada Quartz.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Atas.