Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
12 Tanda Kamu Terlahir Sebagai Calon Pengusaha, Bukan Karyawan Biasa
Menjadi atasan sekaligus anak buah untuk dirimu sendiri bukanlah hal yg mudah diwujudkan. Tapi kalau anda sudah mendedikasikan dirimu untuk berwirausaha, itulah yg harus anda lakukan. Kamu perlu mempertaruhkan segalanya untuk memulai usaha: uang, tabungan, semua waktu, & kreativitasmu. Seringkali orang-orang terdekatmu juga tidak mengerti mengapa anda harus memilih jalur yg penuh pengorbanan tersebut kalau sebenarnya anda dapat mendapatkan pekerjaan bagus dengan gaji yg terjamin.
Kalau anda mendapati dirimu dalam keadaan tersebut, mungkin anda memang tidak ditakdirkan untuk bekerja kepada siapapun kecuali dirimu sendiri. Nah, sebelum memutuskan jalan mana yg akan anda ambil baca dulu nih 12 ciri yg sudah dirangkum kalau anda memang terlahir sebagai pengusaha tulen.
1. Kamu Tidak Menyukai Gagasan Bahwa Kamu Mungkin Akan Berakhir Dengan Pilihan Hidup Yang Salah
Masa muda adalah waktu dimana anda harus menciptakan banyak keputusan penting yg akan membentuk hidupmu di kemudian hari. Banyak dari kita yg menciptakan keputusan tanpa benar-benar mempertimbangkannya dengan matang. Banyak juga yg cuma mengikuti arus & mengambil semua peluang yg ada di hadapan kita. Dengan begitu kita dengan mudah terperangkap dalam pekerjaan & gaya hidup yg tidak kita harapkan.
Jika anda adalah orang yg dengan cara apapun harap menghindari kesalahan tersebut maka anda mungkin memang terlahir dengan jiwa pengusaha. Kamu tidak akan cuma menunggu kesempatan yg akan datang, anda justru akan berusaha menciptakan kesempatan tersebut. Kamu juga tidak akan berlama-lama berkutat dengan kehidupan yg jelas-jelas tidak menciptakanmu bahagia. Kamu akan terus mencari apa yg akan menciptakanmu terpenuhi, kalau tidak ada anda akan berusaha menciptakannya.
2.Kamu Tidak Akan Puas Dengan Memenuhi Ekspektasi Orang Lain, Kamu Harus Benar-Benar Memilih Jalanmu Sendiri
Kamu memilih untuk mengerjakan hal yg paling baik bagimu, bukan hal yg diharapkan orang lain darimu. Kamu percaya bahwa kamu-lah orang yg paling tepat untuk bertanggung jawab secara penuh kepada segala keputusanmu, bukan orang lain. Kamu juga harap menghindari menyalahkan orang lain atas keputusan hidupmu. Karena dapat saja setelah mengikuti arahan mereka, ternyata anda tidak menemukan kebahagiaan.
Perilaku ini membuktikan bahwa anda benar-benar mengenal dirimu sendiri. Masukan orang tua atau orang terdekatmu tetap saja jadi sumber pertimbangan yg penting, namun keputusan akhir benar-benar cuma berada di tanganmu, karena kamu-lah orang yg paling mengetahui apa yg terbaik untukmu.
3.Kamu Ingin Bekerja Demi Menemukan Panggilan Hidup, Bukan Semata Mengejar Jenjang Karir
Kamu mengharapkan lebih dari sekedar menaiki tangga jabatan untuk akhirnya menjalani masa pensiun dalam kehidupanmu. Kamu harap apa yg anda lakukan tiap harinya benar-benar mendefinisikan dirimu yg sebenarnya bukan target atau tujuan perusahaan. Semua orang dapat saja mendapatkan pekerjaan & mendapatkan gaji. Namun tidak semua orang dapat membangun usaha dari nol. Dan anda harap jadi satu dari segelintir orang yg mendapat panggilan hidup tersebut. Untuk hidup tiap harinya berusaha mewujudkan mimpimu sendiri, bukan mimpi orang lain.
4. Kamu Tidak Takut Menanggung Risiko Yang Lebih Besar Untuk Dapat Bermimpi Lebih Tinggi
Pada saat masuk, orang-orang yg bekerja di perusahaan sudah mendapatkan citra jenjang karier mereka. Jika mereka bekerja dengan baik & konsisten secara bertahap mereka akan mendapatkan kenaikan jabatan. Jika gagal pun, mereka dapat melamar ke perusahaan lain. Jika pola hidup yg minim risiko & penghargaan tersebut tidak menarik bagimu, berarti anda memiliki keberanian untuk memimpikan hal yg tidak terbatas.
Dengan jadi pengusaha, anda dapat mengembangkan usahamu sejauh ide & kreativitasmu membawa. Tapi anda juga akan sering paham bahwa semakin tinggi mimpimu maka akan semakin tinggi risiko yg perlu diambil. Jika anda memahami hal tersebut & tidak takut akan risiko & kegagalan di depan, maka anda memang ditakdirkan untuk memimpin usahamu sendiri.
5. Kamu Juga Punya Keharapan Untuk Menyebarluaskan Kebahagiaanmu Pada Orang Lain
Kamu tidak akan puas cuma dengan mendapatkan cek gaji per bulan untuk dipakai sendiri, justru anda baru merasa puas saat dapat menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain. Kamu akan lebih bahagia saat dapat menyebarluaskan kesejahteraan yg berasal dari hasil ciptaan tanganmu.
Kamu menyadari, semua orang di berbagai belahan duni sering membutuhkan pekerjaan. Dengan jadi pngusaha & membuka lapangan kerja, artinya anda tidak akan cuma dapat berguna untuk dirimu sendiri tetapi juga untuk orang lain yg membutuhkan.
6. Kamu Memiliki Pengertian Sendiri Mengenai Makna Kesuksesan
Jika anda bekerja untuk orang lain, ukuran keberhasilanmu dalam pekerjaan juga ditentukan oleh orang tersebut. Namun kalau anda tidak nyaman dinilai kinerja & ditentukan kesuksesannya oleh orang lain, barang kali anda memang terlahir bukan untuk jadi karyawan.
Bukan pujian dari atasan yg menciptakanmu merasa cukup, melainkan ketika anda dapat mencapai kebahagiaanmu versi pribadi. Kebahagiaan karena anda dapat menjalani hidupmu sesuai dengan kemauanmu. Mencukupi kebahagiaan versi personal sulit diwujudkan oleh orang-orang yg tidak bekerja untuk dirinya sendiri.
7. Kamu Ingin Membuktikan Bahwa Kamu Dapat Berhasil Dengan Menjadi Diri Sendiri
Kamu percaya bahwa anda adalah orang terpenting dalam kehidupanmu. Maka dari itu anda tidak harap menghabiskan hari-harimu tunduk pada sistem atau tujuan orang lain. Kamu harap membuktikan bahwa tujuanmu juga penting untuk mendapatkan prioritas & direalisasikan.
Jika selama ini anda tak peduli pada anggapan orang lain atas dirimu, enggan memikirkan harus berpakaian apa & berbicara macam apa supaya menyenangkan hati orang lain barangkali anda memang terlahir sebagai calon pengusaha. Bukan sekedar karyawan biasa.
8.Kamu Selalu Berusaha Menciptakan Pilihan Terbaik Dari Opsi Yang Mungkin Belum Ada
Kamu tidak akan berpuas hati dengan harus memilih dari kesempatan yg sudah terbuka untukmu. Jika memilih, mungkin anda tinggal berusaha keras dalam pilihanmu tersebut. Tapi siapa coba yg dapat menjamin bahwa apa yg menciptakanmu bahagia memang ada di pilihan-pilihan yg disodorkan kepadamu? Jika anda memang terlahir sebagai wirausahawan, anda akan berusaha sekuat tenaga untuk mencari tahu apa yg terbaik untukmu.
Keharaptahuan adalah modal terbesar dari seorang pengusaha. Dengan keharaptahuan yg akbar anda dapat mejelajahi area usaha yg sebelumnya belum tereksplorasi orang lain. Walaupun mungkin dalam prosesnya, anda akan menemui banyak rintangan karena menempuh jalan yg sebelumnya belum pernah diambil orang lain. Tapi kalau berhasil, anda juga akan mendapatkan kepuasan & penghargaan yg tidak terkira.
9. Kamu Punya Gambaran Ideal Tentang Lingkungan Kerja yg Kondusif, & Sangat Ingin Mewujudkannya
Selama ini anda sering kesal karena merasa lingkungan kantormu tak kondusif untuk meningkatkan produktivitas. Birokrasi berbelit yg sering terjadi dalam sebuah instansi justru memperlambat ritme kerja. Dalam otakmu, anda sesungguhnya punya solusi bagi masalah itu & benar-benar harap mewujudkannya.
Jika dorongan ini terus anda rasakan, dapat jadi anda memang tak cocok bekerja jadi karyawan. Coba pikirkan opsi untuk resign kemudian membangun kerajaan bisnismu sendiri.
10. Saat Melihat Kesuksesan Orang Lain, Kamu Berpikir: Mereka Saja Bisa, Kenapa Aku Tidak?
Kamu adalah orang yg meyakini bahwa faktor utama keberhasilan usaha adalah kerja keras, talenta yg dihadiahkan dari Tuhan. Melihat cerita-cerita orang sukses, anda justru akan berpikir kalau mereka dapat sukses maka anda juga dapat. Tiap harinya orang dapat mengerjakan hal-hal hebat. Kamu yakin bahwa anda adalah orang yg juga punya kemampuan untuk dapat mengerjakan kehebatan itu.
11. Bagimu, Kebanggan Adalah Saat Kamu Mendapatkan Penghargaan Yang Ditentukan Oleh Usahamu Sendiri
Jika bekerja di bawah orang lain, pendapatan kita ditentukan oleh sistem atau keputusan mereka. Mungkin kita memang akan terus mendapatkan gaji yg sama tiap bulan, tidak peduli seberapa rajin atau malasnya kita bulan itu. Namun kalau anda adalah orang yg lebih memilih untuk mendapatkan penghargaan yg setara dengan muatan kerjamu mungkin kewirausahaan memang sudah mengalir di darahmu.
Dengan jadi pemimpin dari usahamu sendiri anda tidak dapat mengandalkan simpanan perusahaan untuk menyediakaan gaji yg sama untuk anda tiap bulannya. Kamu akan benar-benar mengerti bahwa cuma kerja keras & kegigihanmu yg akan menentukan besarnya pendapatanmu. Itu tidak apa-apa karena paling tidak hal tersebut benar-benar mencerminkan usahamu bukan orang lain.
12. Kamu Tidak Menyukai Ide Tentang Menggantungkan Masa Tua Pada Uang Pensiun. Kelangsungan Hidup di Masa Depan Sudah Seharusnya Menjadi Tanggung Jawabmu
Jika anda tidak menyukai ide mendapatkan uang pensiunan yg cuma sepertiga gaji atau mengandalkan tabungan seumur hidupmu, mungkin anda harus beralih jadi pengusaha. Dengan menciptakan usahamu sendiri, anda akan dapat menyaksikan usahamu tersebut dilanjutkan & berkembang jadi semakin besar. Kamu juga dapat menyediakan masa depan untuk anak-anakmu kalau mereka harap melanjutkan usahamu.
Karena kamu-lah nahkoda dari kapal tersebut, anda akan dapat menentukan sendiri kapan anda harap berhenti & menyerahkan tuas pengendalinya. Atau kalau anda harap tetap bekerja seumur hidup pun, tidak akan ada yg dapat melarang. Kamu tidak akan berhenti berkarya karena batasan usia.
Jika anda memiliki tanda-tanda di atas mungkin anda memang tidak ditakdirkan untuk bekerja di bawah pimpinan orang lain. Nah, mulai saat ini anda cuma perlu memantapkan niat & dedikasi untuk berkarya di bawah kepemimpinanmu sendiri.
Tidak ada yg bilang membuka usaha sendiri akan terasa lebih mudah. Tapi paling tidak, anda sudah mengambil langkah untuk menentukan arah nasibmu sendiri. Semoga beruntung dengan segala keputusan yg akan anda ambil!
Hari ini 10:17