• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Politik Di Rakernas PDIP, Abraham Samad sanjung Jokowi

yan raditya

IndoForum Addict E
No. Urut
163658
Sejak
31 Jan 2012
Pesan
24.461
Nilai reaksi
72
Poin
48
n91AK.jpg
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menjadi narasumber dan memberikan penjelasan tentang korupsi di Rakernas PDIP ke-3. Abraham mengimbau seluruh kader PDIP baik yang menjadi bupati, gubernur, DPR, DPRD atau yang lainnya untuk tidak korupsi. Menurut Abraham, dampak korupsi sangat berbahaya pada semua aspek.

Dalam kesempatan itu, secara khusus Abraham lantas menyanjung Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). "Di sini ada Pak Jokowi, saya lihat di DKI cukup bagus untuk menjadi contoh," ujar Abraham Samad saat memberikan pemaparan tentang korupsi di Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (7/9).

Tak sekali Abraham menyanjung Jokowi. Gratifikasi dan diskon, menurut Abraham termasuk dalam kategori korupsi.

"Kalau kita menerima gratifikasi dan hadiah bisa dilaporkan ke KPK sebelum 30 hari. Seperti Pak Jokowi melaporkan gratifikasi dengan melaporkan gitar dan diserahkan ke KPK," jelas Abraham seraya disambut tepuk tangan seluruh audiens.

Abraham mengimbau seluruh kader PDIP, jika masih mencintai dan masih menyayangi Ketua Umum Megawati Soekarnoputri agar tidak korupsi. "Kalau masih cinta dan menyayangi Bu Mega, kalian tidak boleh korupsi," tegas Abraham.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.