yan raditya
IndoForum Addict E
- No. Urut
- 163658
- Sejak
- 31 Jan 2012
- Pesan
- 24.461
- Nilai reaksi
- 72
- Poin
- 48
Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab mengatakan, maraknya aksi terorisme beberapa waktu terakhir salah satunya disebabkan tidak pekanya pengurus RT atau RW terhadap keberadaan warganya.
Hal itu dikatakan Untung saat bersilaturahmi dengan perangkat daerah di Main Hall, Mapolda Metro Jaya, Selasa (11/9/2012).
"Kejahatan terorisme ini adalah permasalahan lama. Kita kembalikan peran RT ini agar berjalan kepada fungsinya yaitu memonitor setiap warganya dan harus paham dengan ciri-cirinya," kata dia.
Untung memaparkan bahwa teroris atau pelaku kejahatan lain sangat mudah mendapatkan KTP (Kartu Tanda Penduduk). Di Jakarta pelaku kejahatan atau teroris bisa mendapatkan empat hingga lima KTP.
"Hal ini gangguan Kantibmas adalah sampah-sampah dari sistem-sistem yang ada dalam masyarakat, sistem-sistem ini adalah sistem kependudukan, sistem kesehatan dan sistem ekonomi yang juga memiliki sampah dari sistem ini," ujarnya.
Menurutnya, untuk membersihkan sampa-sampah tersebut harus dilakukan dari sistem yang ada di hulu. Dia mengimbau kepada jajarannya untuk lebih sering turun ke masyarakat.
"Kita harus membuka topeng wajah polisi yang menyeramkan. Mari kita bersama-sama kembali menyentuh kepada tugas masing-masing, bagaimana RT, Kamtibmas, dan Polres agar bisa menyentuh masyarakat," tambahnya.