Artama_kwok
IndoForum Senior A
- No. Urut
- 3197
- Sejak
- 13 Jul 2006
- Pesan
- 7.693
- Nilai reaksi
- 252
- Poin
- 83
Kalau di Indonesia orang harus membayar dalam jumlah besar agar bisa bersekolah, di India yang terjadi justru sebaliknya. Pemerintah Negara Bagian Bihar, India timur, Rabu (29/7) menyatakan bakal memberikan uang 1 rupee atau Rp 200 sehari.
Gunanya untuk merangsang anak-anak dari keluarga tak mampu agar mau bersekolah sehingga bisa mengurangi tingkat buta huruf masyarakat. ”Jumlahnya mungkin tak seberapa, tapi ini akan membuat mereka mau kembali ke sekolah,” ujar Menteri Kesejahteraan Negara Bagian Bihar, Jitan Ram Manjhi.
Kebijakan ini sendiri kontan disambut gembira oleh anak-anak. ”Saya tidak pernah membolos sekolah, biar uang yang saya miliki tidak berkurang,” ujar Sonu Manjhi, 6, seorang siswa SD di Ibukota Bihar, Patna.
Menurut data pemerintah, saat ini sekitar 40 persen penduduk India berpendapatan kurang dari US$1,25 (Rp 12.000) sehari sehingga tak mampu membiayai pendidikan, sementara di Bihar setidaknya 1 juta anak tak mampu menikmati pendidikan formal.
Gunanya untuk merangsang anak-anak dari keluarga tak mampu agar mau bersekolah sehingga bisa mengurangi tingkat buta huruf masyarakat. ”Jumlahnya mungkin tak seberapa, tapi ini akan membuat mereka mau kembali ke sekolah,” ujar Menteri Kesejahteraan Negara Bagian Bihar, Jitan Ram Manjhi.
Kebijakan ini sendiri kontan disambut gembira oleh anak-anak. ”Saya tidak pernah membolos sekolah, biar uang yang saya miliki tidak berkurang,” ujar Sonu Manjhi, 6, seorang siswa SD di Ibukota Bihar, Patna.
Menurut data pemerintah, saat ini sekitar 40 persen penduduk India berpendapatan kurang dari US$1,25 (Rp 12.000) sehari sehingga tak mampu membiayai pendidikan, sementara di Bihar setidaknya 1 juta anak tak mampu menikmati pendidikan formal.

