• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Dewan Kolonel vs Dewan Kopral, Sinyal Panas Pilpres 2024

  • Pembuat thread awal. Pembuat thread awal. Angela
  • Tanggal Mulai Tanggal Mulai

Angela

IndoForum Pro E
No. Urut
88
Sejak
25 Mar 2006
Pesan
45.487
Nilai reaksi
35
Poin
0
Dewan Kolonel vs Dewan Kopral, Sinyal
br /br /br /br /br /bDewan /bKolonel tengah ramai diperbincangan. Mereka adalah kelompok yg terdiri dari anggota DPR RI dari Fraksi PDI-Perjuangan. Yang mendukung Puan Maharani jadi Calon Presiden (Capres) di 2024. br /br /Dan kini sudah ada nama Dewan Kopral. Kelompok yg mengaku siap menghadang. Dan mendukung Ganjar Pranowo sebagai Capres. Munculnya kelompok-kelompol ini jadi sinyal panasnya Pilpres mendatang. br /br /Belum lagi kemugkinan munculnya dewan-dewan lain. Dari kelompok pendukung capres lain. Misalnya; Anies Baswedan. Prabowo Subianto. Erick Tohir. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), atau yg lain. Pilpres 2024 bakal beda dari yg lain. br /br /Dewan Kolonel sendiri awalnya cuma terdiri dari enam orang. Termasuk Johan Budi S Prabowo. Selaku Inisiator. Dan Trimedya Panjaitan. Sebagai koordinator. br /br /Mereka kemudian bermufakat. Membentuk Dewan Kolonel. Yang tujuannya untuk mendongkrak popularitas Puan Maharani. Sebagai calon presiden (Capres) pada 2014 mendatang. Kemudian, dilaporkan oleh Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto ke Puan Maharani. Dan disetujui. br /br /Jumlah Dewan Kolonel terus bertambah. Mengutip Tempo, Dewan Kolonel sudah beranggotakan sedikitnya 11 orang. Di antaranya Dede Indra Permana. Dan Sturman Panjaitan dari Komisi I. Junimart Girsang (Komisi II). Riezky Aprilia (Komisi IV). Lasarus (Komisi V). Adi Satriyo Sulistyo (Komisi VI). Dony Maryadi Oekon (Komisi VII). My Esti Wijayati (Komisi VIII). Abidin Fikri (Komisi IX). Agustin Wilujeng (Komisi X). Hendrawan Supratikno & Masinton Pasaribu (Komisi XI). br /br /Johan mengatakan, semua keputusan tetap ada di tangan Ketua Umum. Jika nanti Megawati selaku pimpinan tertinggi PDI-P tidak memilih Puan. Maka Dewan Kolonel siap mematuhi semua arahan. br /br /Sekretaris Jendral PDIP, Hasto Kristiyanto membantah. Soal Dewan Kolonel. Menurutnya, semua kader paartai sudah sepakat. Bahwa keputusan mengenai pilpres. Adalah absolut hak Megawati untuk memutuskan. PDIP punya pengalamann pemilu. Berkali-kali. Ibu Mega putuskan. Ujarnya kepada Tempo. br /br /Puan Maharanipun buka suara. Soal Dewan Kolonel. Bentukan para anggota fraksi. Yang mendukungnya. Menurutnya, Dewan Kolonel adalah inisiatif. Dan inisiatif sah-sah saja. Selama dibangun dengan dasar gotong royong. br /br /Puan berharap Dewan Kolonel sejalan dengan tugas kepartaian. Sesuai arahan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. "Instruksi dari Bu Ketum semua harus persiapkan diri. Menyongsong tahun 2024. Turun ke lapangan. Turun ke bawah. Bertemu dengan rakyat," ujarnya dikutip dari Detik Kamis (22/9).br /br /br /br /img src="https://s.kaskus.id/images/2022/09/22/11282117_20220922040547.jpg" border="0" alt="Dewan Kolonel vs Dewan Kopral, Sinyal "Panas” Pilpres 2024" />



Tak lama setelah Dewan Kolonel terbentuk. Kini giliran Relawan Ganjar. Bentuk Dewan Kopral. Tujuannya apalagi kalau bukan menyaingi Dewan Kolonel.

Immanuel Ebenezer, Ketua Umum Ganjar Pranomo (GP) Mania berkata. Istilah Kopral" dipilih karena melambangkan akar rumput. Ia pun mengklaim, organisasi ini murni aspirasi rakyat. Bukan aspirasi elite. Seperti Dewan Kolonel.

Immanuel berkata. Pihaknya sedang bersiap. Untuk deklarasi Dewan Kopral di berbagai daerah. Dengan tujuan memenangkan Ganjar Pranowo di Pilpres 2024. "Jangan salahkan kami. Rakyat kecil. Membentuk Dewan Kopral," ujarnya dikutip dari CNN Indonesia.

Lucius Karus dari Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mengkritik. Anggota Fraksi PDIP pembentuk Dewan Kolonel. Menurutnya, para anggota dewan itu dikhawatirkan menyimpang secara etis.

Kata dia, para dewan selaku wakil rakyat. Harusnya mengurusi persoalan rakyat & bangsa. "Tak ada soal anggota DPR kerjakan tugas partai. Tapi kerja politik partai arusnya di luar parlemen. Agar tak mengganggu kerja DPR," kritiknya lewat CNNIndonesia.com Kamis (22/9).

Lucius juga khawatir. Kinerja DPR Fraksi PDIP akan terganggu. oleh urusan politik parpol. Kekhawatiran lain yakni munculnya konflik kepentingan. Antara tugas sebagai regu pemenangan. Serta tugas sebagai wakil rakyat. Yang sepatutnya mengurus semua rakyat Indonesia.

Menurutnya, politikus PDIP dapat menolong menaikkan elektabilitas Puan dengan cara lain. Cukup dengan memanfaatkan posisinya sebagai Ketua DPR. Posisi Ketua DPR itu. Bisa jadi pentas politik. Secara tidak langsung. Untuk mendongkrak elektabilitas jelang Pilpres 2024. (moerni)

emoticon-Request
emoticon-Hot News
emoticon-Rate 5 Star


Penulis: @moerni.id2122022​

Narasi: Pribadi
Sumber: 1, 2, 3, 4
Foto: 1, 2,


Hari ini 16:09
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.