• Saat ini Anda mengakses IndoForum sebagai tamu, sehingga Anda tidak memiliki akses penuh untuk melihat artikel dan diskusi yang hanya tersedia bagi anggota. Dengan bergabung, Anda akan mendapatkan akses penuh untuk bertanya, mengirim pesan pribadi, mengikuti polling, dan menggunakan fitur-fitur lainnya. Proses pendaftaran sangat cepat, mudah, dan gratis.
    Silakan daftar dan validasi email Anda untuk mendapatkan akses penuh sebagai anggota. Harap masukkan alamat email yang valid dan periksa kotak masuk Anda setelah mendaftar untuk proses validasi.

Detik-detik Kelahiran Bintang

steven yan

IndoForum Junior D
No. Urut
208832
Sejak
2 Jan 2013
Pesan
1.870
Nilai reaksi
23
Poin
38
XvV0P.jpg
Para astronom berhasil menangkap sebuah gambar yang sangat menakjubkan dari kelahiran sebuah bintang di ruang angkasa. Pengambilan gambar itu menggunakan teleskop ALMA(Atacama Large Millimeter/submillimeter Array).

National Monitormelansir, Minggu 25 Agustus 2013, pengamatan astronom berawal ketika mengamati sebuah cahaya yang berasal dari molekul karbon monoksida pada objek yang diberi nama Herbig Haro 46/47.

Seperti diketahui, bintang muda adalah objek yang memiliki molekul-molekul tingkat destruktif yang sangat tinggi. Ketika molekul itu bertemu dengan gas, akan menyebabkan ledakan, kehancuran, dan menghasilkan sebuah objek baru, yaitu Herbig Haro.

Menurut Hector Arce, peneliti utama dari Yale University, Amerika Serikat, Herbig Haro 46/47 terletak sekitar 1.400 tahun cahaya dari Bumi, di konstelasi selatan Vela. Saat ini, objek itu sedang menjadi fokus penelitian dari teleskop ALMA.

"Foto-foto ini menunjukkan detail dari pertemuan antara molekul dan gas dalam setiap menit. Salah satu gas berwarna merah muda dan ungu bergerak ke arah Bumi. Gas lainnya berwarna oranye dan hijau ke arah sebaliknya," kata Arce.

Dia menambahkan, gas-gas itu hampir tidak terlihat pada foto-foto, karena bersembunyi di balik awan debu yang mengelilingi bayi bintang.

"Teleskop ALMA tidak hanya mendapatkan gambar yang sangat jelas dari instrumen terbentuknya bintang muda, tapi juga mampu memaparkan data seberapa cepat gas bercahaya itu melakukan perjalanan di ruang angkasa," jelas Arce.

CHc91.jpg

d7Cx6.jpg

oFmIX.jpg

arRz.jpg

7Oi9o.jpg

Seperti dilansir lamanLos Angeles Times, gas bercahaya pembentuk bintang muda itu memiliki kecepatan hingga 621.000 mil per jam, atau setara satu juta kilometer per jam.

Arce mengatakan, teleskop ALMA memiliki sensitivitas yang luar biasa, menakjubkan dalam mendeteksi aliran-aliran molekul di ruang angkasa.

Di masa depan, teleskop ALMA diharapkan bisa membantu para astronom menemukan komponen-komponen lain yang ada di ruang angkasa, yang belum pernah dijamah manusia sebelumnya.
 
 URL Pendek:

| JAKARTA | BANDUNG | PEKANBARU | SURABAYA | SEMARANG |

Back
Atas.