Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.273
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Deshcamps tak mau siapa pun salahkan Mbappe.
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps saat memberikan keterangan pers tentang 23 pemain Prancis yg akan dibawa ke Piala Dunia 2014 Brasil (13/5/2014), di Boulogne-Billancourt. ( AFP PHOTO/FRANCK FIFE)
Kylian Mbappe luar biasa sedih, seperti halnya semua pemain, tetapi tak boleh ada seorang pun yg menyalahkan dia karena dia diserahi tanggung jawab mengambil tendangan penaltiJakarta (ANTARA) - Pelatih timnas Prancis Didier Deshamps meminta siapa pun tidak menyalahkan Kylian Mbappe setelah striker ini jadi satu-satunya eksekutor adu penalti sehingga pemenang Piala Dunai 2018 ini terjegal dalam 16 Besar karena ditumbangkan Swiss dalam 16 akbar di National Arena, Bucharest, Rumania, Selasa dini hari tadi.
"Kylian Mbappe luar biasa sedih, seperti halnya semua pemain, tetapi tak boleh ada seorang pun yg menyalahkan dia karena dia diserahi tanggung jawab mengambil tendangan penalti," mengatakan Deschamps dalam laman UEFA.
Deschamps mengaku timnya memang tampil tidak seperti biasanya yg malah memperlihatkan kelemahannya.
"Kami sudah mengerjakan apa yg kami butuhkan untuk mempertahankan kedudukan 3-1, & lalu kami menunjukkan kelemahan, hal yg tidak biasa bagi kami," sambung Deschamps.
"Kalah adu penalti itu sering kejam untuk regu mana pun," mengatakan dia lagi.
Bek Prancis Raphael Varane mengamini sang pelatih dengan menyebut adu penalti itu bagaiman berjudi.
"Adua penalti itu lotre. Kami dapat saja mencetak skor pada babak perpanjangan waktu karena kami memiliki banyak peluang untuk mengerjakannya. Akan tetap tenang di ruang ganti pemain & kami semua fokus kepada tujuan-tujuan mendatang kami," mengatakan Varane.
Namun bek yg diincar Manchester United ini mengaku sangat terpukul oleh kelahan tersebut. "Sungguh mengecewakan. Kami berantakans ekali pada babak pertama. Kami menjawabnya pada babak kedua tetapi itu kemudian menciptakan mereka mendapatkan ruang & mereka dapat bangkit."
Baca juga: Xhaka "Star of the Match" sesumbar Swiss sudah torehkan sejarah
Baca juga: Juara dunia Prancis tumbang di tangan Swiss lewat adu penalti
Baca juga: Laga Swiss vs Prancis terpaksa ditentukan lewat adu penalti
Berita diatas dikutip dari internet, jika Deshcamps tak mau siapa pun salahkan Mbappe adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps saat memberikan keterangan pers tentang 23 pemain Prancis yg akan dibawa ke Piala Dunia 2014 Brasil (13/5/2014), di Boulogne-Billancourt. ( AFP PHOTO/FRANCK FIFE)
Kylian Mbappe luar biasa sedih, seperti halnya semua pemain, tetapi tak boleh ada seorang pun yg menyalahkan dia karena dia diserahi tanggung jawab mengambil tendangan penaltiJakarta (ANTARA) - Pelatih timnas Prancis Didier Deshamps meminta siapa pun tidak menyalahkan Kylian Mbappe setelah striker ini jadi satu-satunya eksekutor adu penalti sehingga pemenang Piala Dunai 2018 ini terjegal dalam 16 Besar karena ditumbangkan Swiss dalam 16 akbar di National Arena, Bucharest, Rumania, Selasa dini hari tadi.
"Kylian Mbappe luar biasa sedih, seperti halnya semua pemain, tetapi tak boleh ada seorang pun yg menyalahkan dia karena dia diserahi tanggung jawab mengambil tendangan penalti," mengatakan Deschamps dalam laman UEFA.
Deschamps mengaku timnya memang tampil tidak seperti biasanya yg malah memperlihatkan kelemahannya.
"Kami sudah mengerjakan apa yg kami butuhkan untuk mempertahankan kedudukan 3-1, & lalu kami menunjukkan kelemahan, hal yg tidak biasa bagi kami," sambung Deschamps.
"Kalah adu penalti itu sering kejam untuk regu mana pun," mengatakan dia lagi.
Bek Prancis Raphael Varane mengamini sang pelatih dengan menyebut adu penalti itu bagaiman berjudi.
"Adua penalti itu lotre. Kami dapat saja mencetak skor pada babak perpanjangan waktu karena kami memiliki banyak peluang untuk mengerjakannya. Akan tetap tenang di ruang ganti pemain & kami semua fokus kepada tujuan-tujuan mendatang kami," mengatakan Varane.
Namun bek yg diincar Manchester United ini mengaku sangat terpukul oleh kelahan tersebut. "Sungguh mengecewakan. Kami berantakans ekali pada babak pertama. Kami menjawabnya pada babak kedua tetapi itu kemudian menciptakan mereka mendapatkan ruang & mereka dapat bangkit."
Baca juga: Xhaka "Star of the Match" sesumbar Swiss sudah torehkan sejarah
Baca juga: Juara dunia Prancis tumbang di tangan Swiss lewat adu penalti
Baca juga: Laga Swiss vs Prancis terpaksa ditentukan lewat adu penalti
Berita diatas dikutip dari internet, jika Deshcamps tak mau siapa pun salahkan Mbappe adalah spam, mohon beritahu kami.