Diggie
IndoForum Activist C
- No. Urut
- 287751
- Sejak
- 6 Apr 2020
- Pesan
- 14.353
- Nilai reaksi
- 1
- Poin
- 0
Berikut adalah berita Deschamps lega Prancis bebas dari kutukan status juara bertahan.
Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps setelah pertandingan Prancis melawan Denmark di Stadion 974, Doha, Qatar, 26 November 2022. (REUTERS/CARL RECINE)
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Prancis Didier Deschamps menegaskan tidak pernah khawatir timnya mungkin jadi pemenang bertahan berikutnya yg tersingkir dari Piala Dunia setelah mereka jadi regu perdana yg lolos ke babak 16 besar.
Sang pemenang bertahan meraih kemenangan 4-1 atas Australia dalam laga pembuka dengan mengalahkan Denmark 2-1 di Doha berkat dua gol Kylian Mbappe yg tercipta empat menit menjelang laga berakhir.
Kemenangan itu menciptakan Prancis mengumpulkan enam poin setelah dua pertandingan sehingga di ambang finis berstatus pemenang Grup D.
Prancis cuma perlu hasil seri dalam pertandingan terakhir melawan Tunisia supaya finis di puncak grupnya.
Baca juga: Mbappe jadikan Prancis regu perdana lolos ke 16 akbar Piala Dunia
Baca juga: Preview Piala Dunia 2022: Prancis vs Denmark
Pencapaian Prancis ini berbeda jauh dengan tiga pemenang bertahan Piala Dunia sebelum mereka yg tersingkir pada babak penyisihan grup.
Statistik itu sudah disebutkan kepada Deschamps sebelum turnamen ini, khususnya karena cedera pemain-pemain kuncinya, termasuk Karim Benzema & N'Golo Kante.
"Saya harus berterima kasih kepada semua orang yg memberi tahu soal itu kepada saya," mengatakan Deschamps seperti dikutip AFP.
Italia adalah pemenang bertahan terakhir yg tersingkir pada rintangan perdana dalam Piala Dunia 2010. Nasib yg sama menimpa Spanyol pada 2014 & Jerman empat tahun kemudian.
"Saya tidak pernah khawatir, meski Anda tahu atmosfer dalam skuad tidak sering tenang," sambung Deschamps.
"Kami tidak akan terbawa suasana tetapi apa yg sudah kami lakukan sejauh ini sangat bagus."
"Ada kekuatan kolektif yg menonjol, & itu juga dapat Anda lihat di lapangan. Kami bakal membutuhkan itu hal itu lagi nanti," pungkas Deschamps.
Baca juga: Kala alunan angklung mengajak kerumunan di Qatar bergoyang
Baca juga: Terkam Meksiko 2-0, Argentina hidupkan asa ke babak knockout
Berita diatas dikutip dari internet, jika Deschamps lega Prancis bebas dari kutukan status juara bertahan adalah spam, mohon beritahu kami.
Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps setelah pertandingan Prancis melawan Denmark di Stadion 974, Doha, Qatar, 26 November 2022. (REUTERS/CARL RECINE)
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Prancis Didier Deschamps menegaskan tidak pernah khawatir timnya mungkin jadi pemenang bertahan berikutnya yg tersingkir dari Piala Dunia setelah mereka jadi regu perdana yg lolos ke babak 16 besar.
Sang pemenang bertahan meraih kemenangan 4-1 atas Australia dalam laga pembuka dengan mengalahkan Denmark 2-1 di Doha berkat dua gol Kylian Mbappe yg tercipta empat menit menjelang laga berakhir.
Kemenangan itu menciptakan Prancis mengumpulkan enam poin setelah dua pertandingan sehingga di ambang finis berstatus pemenang Grup D.
Prancis cuma perlu hasil seri dalam pertandingan terakhir melawan Tunisia supaya finis di puncak grupnya.
Baca juga: Mbappe jadikan Prancis regu perdana lolos ke 16 akbar Piala Dunia
Baca juga: Preview Piala Dunia 2022: Prancis vs Denmark
Pencapaian Prancis ini berbeda jauh dengan tiga pemenang bertahan Piala Dunia sebelum mereka yg tersingkir pada babak penyisihan grup.
Statistik itu sudah disebutkan kepada Deschamps sebelum turnamen ini, khususnya karena cedera pemain-pemain kuncinya, termasuk Karim Benzema & N'Golo Kante.
"Saya harus berterima kasih kepada semua orang yg memberi tahu soal itu kepada saya," mengatakan Deschamps seperti dikutip AFP.
Italia adalah pemenang bertahan terakhir yg tersingkir pada rintangan perdana dalam Piala Dunia 2010. Nasib yg sama menimpa Spanyol pada 2014 & Jerman empat tahun kemudian.
"Saya tidak pernah khawatir, meski Anda tahu atmosfer dalam skuad tidak sering tenang," sambung Deschamps.
"Kami tidak akan terbawa suasana tetapi apa yg sudah kami lakukan sejauh ini sangat bagus."
"Ada kekuatan kolektif yg menonjol, & itu juga dapat Anda lihat di lapangan. Kami bakal membutuhkan itu hal itu lagi nanti," pungkas Deschamps.
Baca juga: Kala alunan angklung mengajak kerumunan di Qatar bergoyang
Baca juga: Terkam Meksiko 2-0, Argentina hidupkan asa ke babak knockout
Berita diatas dikutip dari internet, jika Deschamps lega Prancis bebas dari kutukan status juara bertahan adalah spam, mohon beritahu kami.