Angela
IndoForum Pro E
- No. Urut
- 88
- Sejak
- 25 Mar 2006
- Pesan
- 45.487
- Nilai reaksi
- 35
- Poin
- 0
Hingga saat ini rumah adat Joglo adalah salah satu tipe bangunan khas Jawa Tengah yg memiliki keunikan. Hingga saat ini masih sering ditemui di beberapa tempat khususnya pada area pedesaan. Apabila Anda sering berkunjung ke area tersebut pasti akan menemukan beberapa keunikan dibalik desain rumah joglo maupun beberapa filosofi atau makna dibaliknya.
Keunikan Rumah Adat Joglo Khas Jawa Tengah
Sebagai bangunan khas bernuansa tradisional, desain rumah joglo memiliki ciri unik tersendiri yg sangat mengagumkan. Dilihat secara arsitektur, rumah joglo mempunyai nilai fungsional sejalan dengan filosofi hidup & bernilai filosofis masyarakat Jawa.
Beberapa keunikan dibalik bangunan tradisional ini, ditambah ketika dipandang dari berbagai segi budaya maupun arsitekturnya. Rumah adat joglo menghadirkan nilai nilai kearifan local sejalan dengan filosofi masyarakat jawa. Selain itu ada juga beberapa aspek lain seperti:
1. Keunikan Arsitektur Bangunan Rumah Adat Joglo
Rumah memang harus menghadirkan kenyamanan bagi penggunanya sebab kehadirannya seakan jadi opsi utama ketika harap beristirahat. Tak terkecualirumah adat jogloyang memiliki ciri khas berbeda apabila disbanding rumah adat lainnya.
Dimulai dari bentuk arsitekturnya, ruangan ruangan dalam rumah memiliki fungsi fungsi spesifik di tiap sudut bangunan. Selain itu, nilai filosofi Jawa dapat terasa kental di dalam bangunan sehingga menambah keunikan tersebut. Hal ini tentu dapat jadi unsur terpenting untuk menambah kenyamanan ketika didiami.
2. Teras Halaman Begitu Luas
Berbeda dengan desain rumah modern lain yg memiliki keunikan yaitu halaman teras begitu minimalis. Rumah Adat Joglo Khas Jawa Tengah dibangun dengan teras di bagian luar rumah sangat luas serta tanpa sekat. Fasilitas tambahan tersebut dapat berdampak positif sebab dapat dipakai untuk berbagai aktivitas sehari hari.
Selain fungsinya yg dianggap dapat menunjang aktivtias sehari hari, rumah adat Yogyakarta ini juga dapat jadi ajang silaturahmi serta berinteraksi sosial antar penghuni rumah dengan keluarga lainnya. Sehingga dapat sering menjaga tali persaudaraan antar manusia pada lingkungan tersebut.
3. Bangunan Kokoh Dengan 4 Tiang
Filosofi rumah joglo memang unik, selain setiap sudut memiliki makna tersendiri. Adapun keunikan lainnya yaitu memiliki 4 tiang yg menopang satu sama lain. Konon katanya bermakna saka guru hal inilah yg jadi fondasi penegak bangunan rumah adat khas Yogyakarta,
Secara arsitektur penggunaan 4 tiang ini, dapat memberikan efek yg kokoh kepada berbagai situasi. Selain itu rumah adat jawa tengah umumnya memakai kayu jati. Jenis kayu tersebut diketahui oleh kalangan jawa sebagai kategori kayu kokoh serta anti rayap.
4. Pintu Utama Berada di Tengah Rumah
Letak pintu rumah Joglo yg jadi pembeda dengan tipe arsitektur tradisional lainnya adalah penempatan di bagian tengah. Dimana aspek tersebut memiliki kesan yg sangat menonjol sehingga jadi elemen pembeda.
Sebagai rumah adat jawa yg dinilai cocok untuk dipakai sebagai media silaturahmi. Adapun filosofi penempatannya yaitu menggambarkan keterbukaan serta kedekatan antar penghuni rumah dengan tamu. Hal ini tentu menggambarkan budaya jawa pada umumnya sering dinilai ramah tamah.
5. Bukti Status Sosial Masyarakat Jawa
Secara tidak langsung, dengan hadirnya rumah Joglo akan menggambarkan status sosial pemiliknya. Beberapa anggapan bahwa pemiliki arsitektur adat tersebut sering dinilai memiki sifat yg ramah kepada orang lain maupun tetangganya.
Adapun beberapa anggapan bahwa biaya pembuatan Rumah Adat Joglo cukup dinilai tidak murah atau dapat dibilang mahal. Karena memakai material yg berkualitas baik, seperti kayu jati. Oleh karena itu, pemiliknya dapat dipastikan merupakan orang orang berstatus ekonomi menengah ke atas.
artikel asli :desain rumah joglo
Hari ini 05:23
Keunikan Rumah Adat Joglo Khas Jawa Tengah
Sebagai bangunan khas bernuansa tradisional, desain rumah joglo memiliki ciri unik tersendiri yg sangat mengagumkan. Dilihat secara arsitektur, rumah joglo mempunyai nilai fungsional sejalan dengan filosofi hidup & bernilai filosofis masyarakat Jawa.
Beberapa keunikan dibalik bangunan tradisional ini, ditambah ketika dipandang dari berbagai segi budaya maupun arsitekturnya. Rumah adat joglo menghadirkan nilai nilai kearifan local sejalan dengan filosofi masyarakat jawa. Selain itu ada juga beberapa aspek lain seperti:
1. Keunikan Arsitektur Bangunan Rumah Adat Joglo
Rumah memang harus menghadirkan kenyamanan bagi penggunanya sebab kehadirannya seakan jadi opsi utama ketika harap beristirahat. Tak terkecualirumah adat jogloyang memiliki ciri khas berbeda apabila disbanding rumah adat lainnya.
Dimulai dari bentuk arsitekturnya, ruangan ruangan dalam rumah memiliki fungsi fungsi spesifik di tiap sudut bangunan. Selain itu, nilai filosofi Jawa dapat terasa kental di dalam bangunan sehingga menambah keunikan tersebut. Hal ini tentu dapat jadi unsur terpenting untuk menambah kenyamanan ketika didiami.
2. Teras Halaman Begitu Luas
Berbeda dengan desain rumah modern lain yg memiliki keunikan yaitu halaman teras begitu minimalis. Rumah Adat Joglo Khas Jawa Tengah dibangun dengan teras di bagian luar rumah sangat luas serta tanpa sekat. Fasilitas tambahan tersebut dapat berdampak positif sebab dapat dipakai untuk berbagai aktivitas sehari hari.
Selain fungsinya yg dianggap dapat menunjang aktivtias sehari hari, rumah adat Yogyakarta ini juga dapat jadi ajang silaturahmi serta berinteraksi sosial antar penghuni rumah dengan keluarga lainnya. Sehingga dapat sering menjaga tali persaudaraan antar manusia pada lingkungan tersebut.
3. Bangunan Kokoh Dengan 4 Tiang
Filosofi rumah joglo memang unik, selain setiap sudut memiliki makna tersendiri. Adapun keunikan lainnya yaitu memiliki 4 tiang yg menopang satu sama lain. Konon katanya bermakna saka guru hal inilah yg jadi fondasi penegak bangunan rumah adat khas Yogyakarta,
Secara arsitektur penggunaan 4 tiang ini, dapat memberikan efek yg kokoh kepada berbagai situasi. Selain itu rumah adat jawa tengah umumnya memakai kayu jati. Jenis kayu tersebut diketahui oleh kalangan jawa sebagai kategori kayu kokoh serta anti rayap.
4. Pintu Utama Berada di Tengah Rumah
Letak pintu rumah Joglo yg jadi pembeda dengan tipe arsitektur tradisional lainnya adalah penempatan di bagian tengah. Dimana aspek tersebut memiliki kesan yg sangat menonjol sehingga jadi elemen pembeda.
Sebagai rumah adat jawa yg dinilai cocok untuk dipakai sebagai media silaturahmi. Adapun filosofi penempatannya yaitu menggambarkan keterbukaan serta kedekatan antar penghuni rumah dengan tamu. Hal ini tentu menggambarkan budaya jawa pada umumnya sering dinilai ramah tamah.
5. Bukti Status Sosial Masyarakat Jawa
Secara tidak langsung, dengan hadirnya rumah Joglo akan menggambarkan status sosial pemiliknya. Beberapa anggapan bahwa pemiliki arsitektur adat tersebut sering dinilai memiki sifat yg ramah kepada orang lain maupun tetangganya.
Adapun beberapa anggapan bahwa biaya pembuatan Rumah Adat Joglo cukup dinilai tidak murah atau dapat dibilang mahal. Karena memakai material yg berkualitas baik, seperti kayu jati. Oleh karena itu, pemiliknya dapat dipastikan merupakan orang orang berstatus ekonomi menengah ke atas.
artikel asli :desain rumah joglo
Hari ini 05:23