Nemesis
IndoForum Activist E
- No. Urut
- 55724
- Sejak
- 26 Okt 2008
- Pesan
- 9.732
- Nilai reaksi
- 503
- Poin
- 113
Minggu (18/1/2009) pukul 23.35 WIB, warga menyemut di dekat jembatan layang di dekat gerbang Depo Pertamina yang bertuliskan 'Kepuasan Anda Kami Utamakan'. Bahkan banyak warga yang melawan arus lalu lintas, sekedar ingin melihat kebakaran.
Di lokasi, ratusan warga tampak memenuhi area sekitar. Dari jauh, mereka mengambil gambar kobaran api, baik dengan telepon seluler maupun dengan kamera.
Tidak hanya dari depan, dari belakang depo juga demikian. Mereka tampak menyaksikan lokasi kebakaran.
Sementara di lokasi telah berkumpul Komisaris Utama Pertamina Jenderal Pol (Purn) Sutanto, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duaji.
Mereka tampak masuk ke dalam depo dan memantau langsung kebakaran.
Api yang berkobar di penampungan BBM Pertamina Depo Plumpang masih belum ada tanda-tanda akan padam. Warga kian panik menghadapi kebakaran ini. Mereka pun mengungsi di tempat yang aman.
Untuk mengamankan para pengungsi yang kebanyakan membawa barang-barang berharga, warga sekitar berinisiatif untuk menjaga Lorong Batu Merah, yakni jalan masuk tempat warga mengungsi. Pengamanan ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
"Ini kita menjaga mas, jangan sampai kecurian. Kita lagi panik. Siapa tahu ada yang mencuri kesempatan ambil barang," ujar Andi, salah seorang warga yang ikut mengamankan lokasi pengungsian warga.di gang tersebut warga banyak menaruh perabot rumah tangga seperti kulkas, TV, dan sebagainya.
Khawatir BBM Langka
Berita mengenai terbakarnya Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara sangat cepat beredar ke masyarakat. Masyarakat pun menduga akan terjadi kelangkaan BBM. Akibatnya, sejumlah SPBU di Jakarta malam diantre. Antrean mengular.
Di SPBU Citra Gran Cibubur, Jakarta Timur, mobil-mobil tampak mengantre. Pemantauan detikcom, pukul 23.30 WIB, Minggu (18/1/2009), antrean mobil-mobil itu sudah sampai ke luar SPBU.
"Saya menduga akan terjadi kelangkaan, karena Plumpang terbakar. Makanya saya buru-buru ke sini. Eh sampai di sini, sudah antre," kata Andrias, salah seorang warga Cibubur.
Sebagian besar pengendara mobil tampak mengisi tanki BBM mobilnya dengan full tank. Hingga saat ini, antrean kendaraan masih terjadi.
Sementara itu, antrean kendaraan juga terlihat di SPBU Dr Saharjo, di depan Kampus Sahid, Jakarta Selatan. "Di SPBU Saharjo antre panjang. Sementara di SPBU Minangkabau, Manggarai, premium habis," kata Rachmad kepada detikcom.
Sementara itu, dinformasikan antrean kendaraan juga terjadi di SPBU Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka, Jakarta Timur.
Sumber : Detik.com
Di lokasi, ratusan warga tampak memenuhi area sekitar. Dari jauh, mereka mengambil gambar kobaran api, baik dengan telepon seluler maupun dengan kamera.
Tidak hanya dari depan, dari belakang depo juga demikian. Mereka tampak menyaksikan lokasi kebakaran.
Sementara di lokasi telah berkumpul Komisaris Utama Pertamina Jenderal Pol (Purn) Sutanto, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, dan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Susno Duaji.
Mereka tampak masuk ke dalam depo dan memantau langsung kebakaran.
Api yang berkobar di penampungan BBM Pertamina Depo Plumpang masih belum ada tanda-tanda akan padam. Warga kian panik menghadapi kebakaran ini. Mereka pun mengungsi di tempat yang aman.
Untuk mengamankan para pengungsi yang kebanyakan membawa barang-barang berharga, warga sekitar berinisiatif untuk menjaga Lorong Batu Merah, yakni jalan masuk tempat warga mengungsi. Pengamanan ini untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
"Ini kita menjaga mas, jangan sampai kecurian. Kita lagi panik. Siapa tahu ada yang mencuri kesempatan ambil barang," ujar Andi, salah seorang warga yang ikut mengamankan lokasi pengungsian warga.di gang tersebut warga banyak menaruh perabot rumah tangga seperti kulkas, TV, dan sebagainya.
Khawatir BBM Langka
Berita mengenai terbakarnya Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara sangat cepat beredar ke masyarakat. Masyarakat pun menduga akan terjadi kelangkaan BBM. Akibatnya, sejumlah SPBU di Jakarta malam diantre. Antrean mengular.
Di SPBU Citra Gran Cibubur, Jakarta Timur, mobil-mobil tampak mengantre. Pemantauan detikcom, pukul 23.30 WIB, Minggu (18/1/2009), antrean mobil-mobil itu sudah sampai ke luar SPBU.
"Saya menduga akan terjadi kelangkaan, karena Plumpang terbakar. Makanya saya buru-buru ke sini. Eh sampai di sini, sudah antre," kata Andrias, salah seorang warga Cibubur.
Sebagian besar pengendara mobil tampak mengisi tanki BBM mobilnya dengan full tank. Hingga saat ini, antrean kendaraan masih terjadi.
Sementara itu, antrean kendaraan juga terlihat di SPBU Dr Saharjo, di depan Kampus Sahid, Jakarta Selatan. "Di SPBU Saharjo antre panjang. Sementara di SPBU Minangkabau, Manggarai, premium habis," kata Rachmad kepada detikcom.
Sementara itu, dinformasikan antrean kendaraan juga terjadi di SPBU Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka, Jakarta Timur.
Sumber : Detik.com


